Informasi kesehatan ibu dan anak

Kumpulan Informasi untuk kesehatan ibu dan anak

 

Imunisasi Hepatitis B

September8

Apakah Hepatitis B itu?
Hepatitis B itu adalah suatu penyakit infeksi yang dapat merusak hati. Penyebabnya adalah virus Hepatitis B. Penyakit ini dapat berlangsung lama dan menjadi berat. Dari beberapa jenis penyakit hati akibat virus, yang paling berbahaya adalah Hepatitis B.

Bagaimana cara penularan penyakit ini?
Ada beberapa cara penularan penyakit Hepatitis B. Pencemaran kulit orang sehat oleh darah seorang penderita, mudah menularkan penyakit virus. Faktor lain adalah pemasang tatto, menindik telinga, pengobatan secara tusuk jarum, penyalahgunaan obat dan transfusi darah.
Penularan dapat pula terjadi melalui hubungan seksual, air liur, keringat, mani dan melalui serangga-serangga penghisap darah, misalnya nyamuk. Juga bisa terjadi bila kulit luka, tersentuh benda-benda yang mengandung virus, misalnya sikat gigi, barang mainan, botol bayi, alat cukur, gelas minum, sarung tangan karet, handuk, alat-alat rumah sakit, dan lain sebagainya.

Banyakkah orang yang terkena Hepatitis B ?
Di dunia ini diperkirakan terdapat 250 juta orang telah menjadi carrier Hepatitis B. Dari jumlah itu, sekitar 200 juta orang terdapat di beberapa negara Asia. Di negara-negara Asia Tenggara diperkirakan bahwa 10-25% dari penduduknya sudah menjadi carrier Hepatitis B.
Jumlah yang pernah terkena infeksi jauh lebih tinggi lagi. Di Indonesia diperkirakan jumlah carrier Hepatitis B sekitar 10% dari jumlah penduduk.

Apakah Hepatitis B dapat diobati?
Obat-obatan yang ada sampai sekarang hanya untuk perawatan pendukung dan lebih dimaksudkan mencegah komplikasi yang mungkin timbul.
Sampai saat ini belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan Hepatitis B.

Apakah vaksin Hepatitis B itu cukup efektif?
Kini sudah ada vaksin Hepatitis B. Vaksin ini dapat mencegah Hepatitis B dan tentunya juga untuk mencegah kanker hati. Vaksin ini memberikan daya lindung yang sangat tinggi (paling kurang 96%) terhadap Hepatitis B, sebagaimana telah terbukti pada berbagai percobaan klinis dan jutaan pemakaiannya.
Bila jadwal vaksinasi telah dijalani selengkapnya maka daya lindungnya akan bertahan lebih kurang selama 5 tahun. Setelah itu dapat diberikan tambahan vaksinasi untuk memperpanjang daya lindungnya.

posted under Imunisasi | 4 Comments »

Imunisasi Campak

September7

Campak itu penyakit apa ?
Campak dengan nama lain tampek (Betawi), Gabagen (Jawa), Mazelan (Belanda), Measles (Latin) adalah suatu penyakit yang sangat berbahaya untuk bayi dan anak karena sering diserai dengan komplikasi bronkhopneumonia radang otak, diare yang banyak menyebabkan kematian pada bayi dan anak.

Apa bahayanya?
- Panas tinggi
- Radang mulut dan tenggorokan
- Diare
- Radang otak
- Gizi memburuk
- Radang paru-paru

Bagaimana cara penularan dan pencegahannya?
Secara kontak lansung dan melalui pernafasan penderita Pencegahannya dengan imunisasi campak pada waktu bayi berusia 9-14 bulan. Diulang dengan imunisasi MMR pada usia 15 bulan dan 12 tahun.

posted under Imunisasi | 2 Comments »

Imunisasi Polio

September6

Penyakit apa polio itu?
Polio atau poliomielitis adalah penyakit radang yang menyerang saraf dan dapat menyebabkan lumpuh kedua kaki. Walaupun dapat sembuh tetapi akan pincang seumur hidup.

Apa bahayanya?
Otot-otot lumpuh dan tetap kecil

Bagaimana cara penularannya?
Secara langsung ialah melalui percikan ludah penderita atau makanan dan minuman yang dicemari. Pencegahannya ialah dengan menelan vaksin polio 2 tetes setiap kali sesuai dengan jadwal imunisasi.

posted under Imunisasi | No Comments »

Imunisasi DPT

September2

Apakah arti DPT ?
DPT – Difteri Pertusis Tetanus
Difteri : Radang tenggorokan yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian anak hanya dalam beberapa hari saja

Pertusis : Penyakit radang pernafasan (paru) yang disebut juga batuk rejan atau batuk 100 hari, karena lama sakitnya dapat mencapai 3 bulan lebih atau 100 hari. Gejala penyakit ini sangat khas, batuk yang bertahap, panjang dan lama disertai bunyi ‘whop’ dan diakhiri dengan muntah, mata dapat bengkak atau penderita dapat meninggal karena kesulitan bernafas.

Tetanus : Penyakit kejang otot seluruh tubuh dengan mulut terkancing tidak bisa dibuka.

Dapatkah imunisasi DPT diberikan sekaligus dan apakah tidak berbahaya?
DPT dapat diberikan bahkan dapat pula diberikan bersama dengan imunisasi Poliomielitis (penyakit lumpuh), imunisasi Hepatitis virus B (HVB) atau imunisasi Hemophillus influenza B (HiB). Efek samping suntikan DPT dan pemberian Polio melalui mulut tidak berbahaya. Bayi dan anak mungkin akan pegal-pegal, sedikit demam dan rewel selama 1-2 hari, dan dapat diberikan obat penurun panas.

Bagaimana penularan Difteri Pertusis dan Tetanus?
Cara penularan Difteri dan Pertusis adalah :
~ melalui percikan-percikan ludah penderita waktu batuk dan bersin
~ melalui saputangan, handuk, dan alat-alat makan yang dicemari kuman-kuman penyakit tersebut
Cara penularan Tetanus penularannya melalui tali pusat karena pertolongan persalinan yang tidak bersih/steril, melalui luka kotor, luka congek telinga.

Apa bahayanya?
Difteri : menimbulkan kerusakan jantung, tenggorokan tersumbat
Pertusis : Batuk panjang berminggu-minggu, radang otak, radang paru-paru, gizi memburuk
Tetanus : Mulut terkancing, kaku, kejang , radang paru-paru

Dapatkan DPT diberikan kepada semua bayi dan anak ?
Dapat, hanya untuk anak yang pernah mengalami kejang, demam atau yang pernah menderita kejang misalnya epilepsi/ayan sebaiknya diberikan DT saja, agar tidak panas dan timbul kejang. Untuk ulangan pada usia 5 tahun-masuk SD dan 10 tahun – keluar SD, cukup diberikan DT saja. Sedangkan vaksin tetanus bisa diteruskan sampai dewasa.

posted under Imunisasi | 26 Comments »

Kualitas anak kita adalah buah dari hasil asuhan kita

August31

Buruk Cermin Jangan Dibelah

Kualitas dan sikap anak-anak kita adalah buah dari model pengasuhan dan pendidikan yang kita terapkan sehari-hari di rumah. Walaupun kita semua pasti mencintai anak-anak kita, tetapi pada prakteknya apa yang kita lakukan secara praktis kepada anak-anak kita terkadang bukan seperti yang kita niatkan. Niat kita baik, tapi tak jarang apa yang kita ucapkan dan sikapkan kepada anak tanpa sengaja merupakan sebuah hal yang buruk dan mempengaruhi perkembangan kejiwaannya.

Daripada terus mengeluh, menyalahkan anak, atau menyalahkan lingkungan; lebih baik kita melakukan refleksi atas apa-apa yang sudah (bukan sekedar harapan) kita pada anak-anak kita. Dalam refleksi itu, ada baiknya kita mengambil inspirasi kembali dari Dorothy Low Noite (“Children Learn What They Live With”). Thanks Dorothy, it’s so inspiring…

Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan
Jika anak banyak dimusuhi, ia belajar menjadi pemberontak
Jika anak hidup dalam ketakutan, ia selalu merasa cemas dalam hidupnya
Jika anak sering dikasihani, ia belajar meratapi nasibnya
Jika anak dibesarkan dalam olok-olok, ia akan menjadi seorang pemalu
Jika anak dikelilingi rasa iri, ia tak akan puas dengan apapun yang dimilikinya

Jika anak dibesarkan dalam pengertian, ia akan tumbuh menjadi penyabar
Jika anak senantiasa diberi dorongan, ia akan berkembang dengan percaya diri
Jika anak dipuji, ia akan terbiasa menghargai orang lain
Jika anak diterima dalam lingkungannya, ia akan belajar menyayangi
Jika anak tidak banyak dipersalahkan, ia akan senang menjadi diri sendiri
Jika anak dibesarkan dalam kejujuran, ia akan terbisa melihat kebenaran
Jika anak ditimang tanpa berat sebelah, ia akan besar dalam nilai keadilan
Jika anak dibesarkan dalam rasa aman, dia akan mengandalkan diri dan mempercayai orang lain
Jika anak tumbuh dalam keramahan, ia akan melihat bahwa dunia itu sungguh indah

Semoga kita masih punya waktu untuk dapat memberikan yang terbaik bagi masa depan anak-anak terkasih kita…

posted under Artikel | 2 Comments »

Imunisasi BCG untuk mencegah TBC

August31

TUBERKOLOSIS (TBC)

Apakah penyakit TBC itu ?
TBC biasanya disebut penyakit paru-paru. Penyakit ini sangat menular. Penularannya melalui pernafasan, percikan ludah waktu batuk, bersin atau bercakap-cakap dan melalui udara yang mengandung kuman TBC.

Apa bahayanya?
Bahayanya adalah
- Kerusakan paru-paru
- Kerusakan tulang
- Cacat mental & kelumpuhan karena kerusakan otak

Bagaimana cara pencegahannya?
Dengan imunisasi BCG, caranya dengan suntikan di daerah lengan bagian atas (intrakutan)

Kapan pemberiannya?
Sedini munkin atau secepatnya sesuai dengan jadwal pada topik sebelumnya

Bagaimana tahu bahwa bayi dan anak menderita TBC atau bukan ?
Dapat diketahui dengan Tes Tuberkulin (Tes Mantoux atau PPD). Tes ini biasanya dikerjakan pada bayi dan anak yang dicurigai menderita TBC atau akan di BCG tetapi umumnya terlambat, tidak sesuai dengan jadwal

Kapan BCG perlu diulang ?
Pada waktu anak umur :
- 5 tahun atau mau masuk SD
- 10 tahun atau anak tamat SD dan
- Bila tes tuberkulin negatif (tidak ada kekebalan terhadap TBC)

posted under Imunisasi | 5 Comments »

Informasi Singkat Mengenai Imunisasi

August31

Apakah Imunisasi itu?
Imunisasi adalah suatu tindakan untuk memberikan perlindungan (kekebalan) di dalam tubuh bayi dan anak.

Apakah tujuan dan gunanya?
Tujuan dan guna imunisasi adalah untuk melindungi dan mencegah terhadap penyakit-penyakit menular yang sangat berbahaya bagi bayi dan anak.

Penyakit-penyakit apa saja yang dapat dicegah dengan imunisasi?
Penyakit yang dapat dicegah terutama pada bayi dan anak adalah :
1. Tuberkolosis (TBC)
2. Difteri
3. Pertusis (Batuk rejan/batuk 100 hari)
4. Tetanus
5. Poliomielitis
6. Campak
7. Penyakit radang hati (Hepatitis B)
8. Penyakit Gondongan (Mump)
9. Penyakit Campak Jerman (Rubella)
10. Penyakit Tifus

Siapa saja yang perlu mendapat imunisasi ?
1. Semua orang terutama bayi dan anak sejak lahir memerlukan imunisasi untuk melindungi tubuhnya dari penyakit-penyakit berbahaya
2. Semua orang yang kontak (berhubungan) dengan penderita penyakit menular tersebut diatas

posted under Imunisasi | No Comments »

Trik Menyapih ASI

August28

Menyapih ASI kerap kali merepotkan bagi sang ibu. Anak jadi rewel dan sang ibu kadang merasakan sakit pada payudara karena ASI nya masih produksi namun tidak diberikan kepada sang bayi.

Berikut beberapa trik bagi sang ibu untuk menyapih ASI :

Ada waktu untuk menyesuaikan diri

Ibu berpedoman pada pemberian ASi Ekslusif selama 6 bulan. Bayi diatas 6 bulan sebetulnya sudah bisa disapih. Disapih bukan berarti lepas memberikan ASI sama sekali namun mengurangi pemberian ASI ibu kepada bayi. ASI tetap menjadi asupan utama tapi bayi juga perlu asupan MPASI untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Untuk itu pemberian ASi kepada bayi dikurangi perlahan-lahan agar bayi dapat beradaptasi bahwa sekarang dia tidak sepenuhnya hanya mengkonsumsi ASI saja, namun sudah ada asupan lainnya.

Konsisten

Disapihnya bayi kadang akan menimbulkan nafsu makannya mungkin akan terganggu, anak menjadi rewel. Dengan kondisi ini ubu sering tidak tega ataupun tidak sabar dan akhirnya kembali memberikan hasil. Tentu saja hal ini akan mengganggu proses penyapihan. Untuk itu ibu harus konsisten, kurangi jam-jam pemberian ASi dan berikan MPASI yang lebih bervariasi.

Harus Sabar

Harus sabar ya bu… bila anak disapih tentu anak itu sendiri pun merasa tidak nyaman ataupun merasa ada sesuatu yang kurang untuk itu diperlukan pendekatan psikologis terhadap anak dan kesabaran yang tinggi dari sang ibu. Jangan cepat marah dan menyakiti secara fisik hal ini justru akan membuat anak tidak mau makan ataupun minum sama sekali.

Gantikan minum dengan dot

Ini untuk memberikan kemiripan minum melalui puting susu. Namun jangan sampai anak suka ngedot sampai usia 2 tahun. Usahakan usia 2 tahun  anak sudah tidak minum dengan dot lagi.

Semoga berhasil ya bu….

posted under Tips | 8 Comments »

Tip menyendawakan bayi

August28

Bila bayi telah selesai disusui sebaiknya disendawakan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengeluarkan udara yang ada di dalam perut bayi, sehingga mencegah reflaks karena klep-klep dalam perut bayi masih dalam tahap perkembangan hingga bayi berusia 1 tahun.

Beberapa tip ataupun cara untuk menyendawakan bayi adalah :
~ Gendonglah bayi arahkan ke pundak, hati-hati jangan sampai muka dan mulut bayi tertutup oleh pundak anda. Pegang kepala bayi dengan satu tangan, tangan yang lain menepuk-nepuk pundak bayi
~ Pegang bayi dalam posisi setengah duduk di pangkuan anda. Letakkan satu tangan di punggung bayi, tangan yang lain diletakkan diantara perut dan dadanya. Tepuk-tepuk punggung bayi secara perlahan hingga dia bersendawa. Posisi ini untuk bayi usia 2 bulan keatas.
~ Letakkan bayi menelungkup diatas paha. Tepuk punggung bayi secara perlahan.
~ Bila anda ragu dengan posisi menyendawakan bayi anda saat ini, silahkan konsultasikan ke dokter untuk mengetahui posisi yang tepat untuk menyendawakan bayi anda.

Selamat mencoba bu….

posted under Bayi | No Comments »

Bayiku 3-6 Bulan

August24

Perkembangan bayiku 3-6 Bulan

Aku ingin sekali dapat memberi ASI esklusif pada bayiku, namun pada usia bayiku 3 bulan aku terkena mastitis. Sakitnya luar biasa. Mastitis ini disebabkan adanya bakteri yang masuk ke payudaraku melalui puting susu. Akhirnya aku dioperasi dan bayiku harus minum susu formula.

Aku memilih susu Morinaga BMT Platinum. Untung bayiku dalam waktu singkat dapat belajar minum susu formula sehingga kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi.

Si bayi sudah dapat tersenyum. Hal ini membuat kita sang ibu merasa ingin selalu dekat dengannya. Sang bayi sudah mulai dapat bermain. Semakin sering kita berkomunikasi dengannya dia semakin cepat menunjukkan ekspresinya. Tertawa dan mengeluarkan suara-suara.
Di usia ini juga bayi mulai tumbuh gigi, namun ada juga bayi yang pertumbuhannya pada usia diatas 7 bulan.
Ciri-ciri bayi tumbuh gigi :
1. Gusinya akan terlihat putih-putih
2. Sebagian bayi akan demam pada saat akan tumbuh gigi
3. Banyak mengeluarkan liur
4. Sering menggosok-gosokkan gusinya
5. Suka menggigit-gigit mainannya

Memasuki usia 5 bulan bayiku sudah aku beri makanan lembut. Bubur susu dan bubur buah.

Bayiku sudah bisa duduk tapi harus dengan bantuan. Awal usia 6 bulan aku mengajak anakku untuk berenang. Aku berusaha mengajaknya bermain pada saat berenang tanpa meninggalkan efek trauma terhadap air. Awal-awalnya berenang hanya 15-20 menit saja, aku takut dia kedinginan.

« Older EntriesNewer Entries »