Informasi kesehatan ibu dan anak

Kumpulan Informasi untuk kesehatan ibu dan anak

 

4 Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Buah Hati

May22

Para ibu tentu menginginkan yang terbaik buat buah hatinya, termasuk menjaga kesehatan nya agar tidak jatuh sakit. Cara melindungi buah hati dari penyakit adalah dengan memperkuat daya tahan tubuhnya.

Berikut tips untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil :

1. Berikan Asupan Nutrisi yang Cukup

Dalam masa pertumbuhannya anak memerlukan gizi dan nutrisi yang lengkap seperti mengkonsumsi buah dan sayuran sehingga asupan vitaminnya pun cukup. Bila perlu, berikan suplemen vitamin C yang tepat untuk menjaga daya tahan sang buah hati.

2. Atur Waktu Istirahat dan Tidur

Waktu istirahat dan tidur dapat mengembalikan stamina termasuk menjaga sistem daya tahan tubuh buah hati. Untuk itu terapkan waktu istirahat dan tidur yang cukup buat si buah hati.

3. Gunakan Masker untuk Perlindungan

Biasakan menggunakan masker apabila ada anggota keluarga atau teman si kecil yang sakit seperti flu dan batuk. Hal ini dapat mengurangi resiko buah hati tertular penyakit.

4. Ajak Anak Berolahraga

Budayakan olahraga sejak dini bagi buah hati. Olahraga yang teratur bermanfaat bagi kesehatan dan daya tahan tubuh sehingga buah hati tidak mudah terserang penyakit.

posted under Tips | No Comments »

Belajar tidak mengompol lagi…

November8

Ma…Aku belajar agar tidak mengompol lagi….

Pada usia anak 18-24 bulan, anak sudah mulai dapat mengungkapkan apa keinginannya. Termasuk mau makan, minum. Untuk itu selain mengungkapkan keinginannya untuk makan dan minum, ajari anak untuk bisa mengungkapkan dan mengatakan apabila dia mau buang air kecil.

Adapun beberapa kebiasaan yang coba diterapkan adalah :

1. Pada saat pagi hari biasakan anak ke kamar mandi untuk pipis 2-3 jam sekali.
2. Pada saat anak mau tidur siang, ajaklah anak untuk pipis terlebih dahulu sebelum tidur, niscaya anak tidur dalam masa 2-3 jam akan tenang tanpa harus mengompol.
3. Pada sore hari juga biasakan 2-3 jam sekali ke kamar mandi untuk pipis
4. Pada saat malam hari usahakan anak minum susu jam 6 atau jam 7 sore sebelum si anak tidur. Pada saat si anak akan tidur ajaklah untuk pipis ke kamar mandi. 3 Jam setelah anak tidur bawalah ke kamar mandi untuk di pipiskan. Setelah itu anak akan tertidur dan subuh coba pipiskan anak kembali.

Hal tersebut diatas tidaklah mudah, namun bila dilakukan secara teratur maka akan berjalan dengan sendirinya. Saya sudah mencoba ke anak saya (sekarang berusia 23 bulan). Sebelumnya setiap malam anak saya pasti pakai diapers, namun anak saya sering merasa risih kalo malam tidur harus menggunakan diapers. Masa-masa sulit itu berlangsung 10-14 hari, apalagi dia harus terbangun malam karena saya pipiskan. Namun setelah itu dia menjadi merasa biasa harus dipipiskan dan setelah dipipiskan dia akan kembali tidur.

Untuk saat ini di siang hari anak saya sudah bisa mengatakan kalau dia ingin pipis…bahkan sekarang dia sudah bisa buka celana sendiri untuk pipis. Dan malam hari dia sudah tidak mengompol lagi.

Namun tidak semua anak seperti ini karena ada juga beberapa anak dilingkungan sekitar saya yang samapi dengan usia 4 tahun pun dia masih mengompol bahkan samapi dipijet sekalipun. Untuk itu jangan menyerah ya pada bunda. Ini demi kebaikan anak kita…Selamat mencoba

posted under Tips | 10 Comments »

Trik Menyapih ASI

August28

Menyapih ASI kerap kali merepotkan bagi sang ibu. Anak jadi rewel dan sang ibu kadang merasakan sakit pada payudara karena ASI nya masih produksi namun tidak diberikan kepada sang bayi.

Berikut beberapa trik bagi sang ibu untuk menyapih ASI :

Ada waktu untuk menyesuaikan diri

Ibu berpedoman pada pemberian ASi Ekslusif selama 6 bulan. Bayi diatas 6 bulan sebetulnya sudah bisa disapih. Disapih bukan berarti lepas memberikan ASI sama sekali namun mengurangi pemberian ASI ibu kepada bayi. ASI tetap menjadi asupan utama tapi bayi juga perlu asupan MPASI untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Untuk itu pemberian ASi kepada bayi dikurangi perlahan-lahan agar bayi dapat beradaptasi bahwa sekarang dia tidak sepenuhnya hanya mengkonsumsi ASI saja, namun sudah ada asupan lainnya.

Konsisten

Disapihnya bayi kadang akan menimbulkan nafsu makannya mungkin akan terganggu, anak menjadi rewel. Dengan kondisi ini ubu sering tidak tega ataupun tidak sabar dan akhirnya kembali memberikan hasil. Tentu saja hal ini akan mengganggu proses penyapihan. Untuk itu ibu harus konsisten, kurangi jam-jam pemberian ASi dan berikan MPASI yang lebih bervariasi.

Harus Sabar

Harus sabar ya bu… bila anak disapih tentu anak itu sendiri pun merasa tidak nyaman ataupun merasa ada sesuatu yang kurang untuk itu diperlukan pendekatan psikologis terhadap anak dan kesabaran yang tinggi dari sang ibu. Jangan cepat marah dan menyakiti secara fisik hal ini justru akan membuat anak tidak mau makan ataupun minum sama sekali.

Gantikan minum dengan dot

Ini untuk memberikan kemiripan minum melalui puting susu. Namun jangan sampai anak suka ngedot sampai usia 2 tahun. Usahakan usia 2 tahun  anak sudah tidak minum dengan dot lagi.

Semoga berhasil ya bu….

posted under Tips | 10 Comments »

Memilih dan Menyimpan Makanan dalam Kaleng

July18

Bagi sebagian orang makanan dalam kaleng memang memberikan pilihan yang paling mudah, apalagi jika kita tergolong dalam bagian orang-orang yang sibuk dan hampir tidak mempunyai banyak waktu untuk mengolah makanan segar. Meskipun makanan kaleng banyak macamnya kita harus tetap cermat pada waktu membeli dan menyimpannya.

Di bawah ini ada beberapa tips untuk anda agar tidak terkecoh pada saat membeli makanan kaleng dan tetap terjamin mutunya pada saat disimpan.

1. Amati dan baca secara teliti informasi mengenai produk, misalnya komposisi, penggunaan dan cara penyimpanan produk. Dan yang paling penting adalah lihat tanggal kedaluarsanya. 

2. Pastikan membeli produk dari produsen yang jelas. Jika anda ragu dengan merk produk tersebut lebih baik ambil keputusan untuk tidak membelinya.
 
3. Jangan beli makanan kaleng jika kondisi kalengnya tidak sempurna lagi. Kaleng yang penyok dapat mengakibatkan terjadinya lubang-lubang kecil yang menjadi sumber masuknya mikroba pembusuk. Kaleng yang kembung karena ada aktifitas mikroba di dalamnya. Kaleng yang bocor bisa disebabkan karena penyambungan kaleng yang kurang rapat, dan bisa dipastikan akan timbul bau yang kurang sedap dari dalam kaleng. Berkarat pada lipatan kaleng mencerminkan bahwa produk tersebut telah lama diproduksi dan disimpan dalam keadaan yang kurang baik.

4. Jika makanan tidak sekali habis jangan simpan di dalam kulkas bersama kalengnya, tetapi pindahkan isi ke wadah lain.

5. Sedapat mungkin disimpan di tempat yang kering dan sejuk atau tempat yang tidak terkena matahari secara langsung.

6. Hindarkan dari genangan air dan tempat yang memiliki kelembaban yang tinggi. 

 

posted under Tips | 20 Comments »

Petunjuk Penyimpanan Makanan

July16

1. Pilih buah dan sayur yang bermutu baik. Untuk menghindari pembusukkan, sebelum disimpan dalam lemari pendingin bersihkan terlebih dahulu sayur dan buah, lalu cuci hingga benar-benar bersih.

2. Bila tidak segera dimasak dalam 1-2 hari, simpanlah bahan makanan yang mudah rusak di dalam bagian pembekuan (freezer).

3. Cuci bersih dan potong-potong ayam atau daging seperlunya sebelum dibekukan agar menghemat ruang penyimpanan. Simpan bahan yang dibekukan dalam wadah untuk sekali masak. 

4. Simpan daging sapi atau unggas dalam lemari pendingin sebelum dimasukkan ke dalam lemari pembeku. Ini bertujuan agar udara dingin menyebar rata sampai ke dalam daging, hal ini untuk menghindari pembusukkan di bagian tengah daging.

5. Bubuhkan nama bahan dan tanggal pembekuan pada kemasan bahan makanan yang dibekukan. Ini berguna untuk mengecek kadaluarsanya. 

6. Cairkan bahan makanan beku di dalam bagian pendingin di lemari es beberapa jam sebelum dimasak. Jangan membekukan kembali bahan makanan yang sudah dicairkan kecuali sesudah dimasak.

7. Sedapat mungkin pisahkan pembekuan bahan makanan mentah dengan makanan matang. 

8. Jangan mengisi lemari pendingin terlalu penuh karena akan menyebabkan beban terlalu berat sehingga suhu yang diinginkan tidak segera tercapai.

9. Jaga suhu pendingin sekitar 4° C dan suhu pembekuan sekitar 18° C. 

10. Wadah untuk pembekuan dapat berupa kantung atau kotak plastik, kertas selofan, wadah logam. Wadah harus kedap udara agar tidak terjadi oksidasi bahan selama penyimpanan.

posted under Tips | 19 Comments »