Informasi kesehatan ibu dan anak

Kumpulan Informasi untuk kesehatan ibu dan anak

 

Menjaga Dan Merawat Kulit Si Kecil

December6

 

Menjaga dan merawat kulit bayi harus diperhatikan karena kulitnya yang sangat sensitif.  Salah satu langkah merawat kulit bayi adalah dengan memandikannya secara teratur, termasuk mengganti popok dan membersihkannya. Apabila kulit bayi tidak dijaga dan dirawat maka bayi sering mengalami alergi, iritasi, ruam dan biang keringat.

Adapun beberapa tip menjaga dan merawat kulit bayi adalah :

1. Bersihkan kulit bayi dari kotoran yang menempel di kulit.

2. Mandikan bayi dua kali sehari untuk membantu membersihkan kulit bayi, namun jangan lupa perhatikan suhu air mandi jangan terlalu panas atau terlalu dingin. Pilih sabun yang lembut dengan PH 4,5-5 dan agak berminyak untuk mencegah iritasi pada kulit bayi.

3. Bersihkan kotoran yang menempel di sela-sela jari, ketiak dan selangkangan.

4.  Gunakan handuk yang lembut setelah bayi selesai mandi.

5. Setiap buang air besar, bilas anus dan daerah sekitarnya dengan menggunakan air bersih, bila menggunakan tisu atas kapas basah pilih yang tanpa alkohol karena dapat menyebabkan iritasi.

6. Selesai dikeringkan dengan handuk, oleskan dengan krim ataupun lotion yang dapat mempertahankan dan menambah kelembaban kulit bayi.

Tujuan dari merawat dan menjaga kulit bayi adalah untuk mempertahankan fungsi kulit sebagai pelindung dan mencegah terjadinya iritasi.

 

posted under Kesehatan | No Comments »

Anakku tak suka susu

August31

Sedih rasanya bila melihat si kecil sudah mulai bosan ataupun sudah tak suka minum susu lagi. Muncul kekhawatiran bahwa kebutuhan nutrisi nya tidak tercukupi. Namun setelah si kecil berusia diatas 1 tahun, susu bukanlah nutrisi utama baginya. Ia memerlukan gizi dari makanan sehat dan seimbang.

Apabila si kecil bosan dan sudah tidak menyulai susu tidaklah menjadi masalah. Susu dapat digantikan dengan sumber makanan lainnya. Potein, lemak, kalsium, vitamin dan mineral dapat digantikan dengan makanan yang kaya nutrisi seperti ikan, keju, es krim, yoghurt, tahu, sayur (bayam, brokoli) dan makanan yang diberi tambahan kalsium seperti cereal.

Bila anak berusia lebih dari 2 tahun sebaiknya diberi susu segar rendah lemak seperti susu UHT (Ultra High Temperature). Pilihlah yang tanpa rasa (tawar) karena kandungan nutrisinya lebih baik daripada yang mengandung perasa.

posted under Kesehatan | No Comments »

Amandel Pada Anak

June14

 

Amandel adalah jaringan limfe yang berfungsi sebagai pertahanan untuk daerah mulut. Apabila amandel membesar diluar ukuran yang normal maka hal ini sangat mengganggu dan membuat anak menjadi sulit bernafas, susah tidur, tidurnya ngorok dan sulit makan. Jika anak-anak mengorok itu berarti ada sumbatan pada jalan nafasnya.

Apabila si anak mengalami infeksi berulang misalnya dalam setahun setiap dua bulan si anak sakit tenggorokan dan demam ataupun batuk berulang maka kemungkinan amandelnya akan diangkat. Amandel dapat menjadi sumber infeksi, tempat kantong tumbuhnya kuman atau bakteri dan tubuh tidak bisa melakukan perlawanan lagi.

Batuk pilek akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 5 hari. Jika lebih dari waktu itu maka kemungkinan sudah ada sumber infeksi atau anak mengalami alergi maka segeralah memeriksakannya ke dokter.

Pada anak-anak yang mulutnya terbuka pada saat bernafas, pertumbuhan giginya menjadi kurang baik. Pertumbuhan rahang juga akan terganggu, tidurnya tidak nyenyak dan ngorok.

Amandel yang sudah tidak berfungsi dengan baik akan menangkap kuman dan bakteri namun tidak membunuhnya. Hal ini bisa menjadi sumber infeksi yang segera menjalar ke hidung, tenggorokan dan telinga anak. Bila infeksi menjalar ke telinga maka anak akan sering mengalami radang telinga. Hal ini dapat mengakibatkan berkurangnya fungsi pendengaran. Bila meluas ke hidung maka nafasnya akan terganggu dan menjadi sinusitis.

Jika amandel sudah sangat mengganggu anak sampai dengan gejala-gejala diatas tadi dan terapi obat sudah tidak bisa tertangani maka dokter akan mempertimbangkan untuk mengambil tindakan selanjutnya. Gangguan amandel tidak selalu harus di operasi tapi disesuaikan dengan kondisi anak.

Gangguan amandel bisa dicegah dengan menghindari makan makanan yang berbahan pengawet, es dan coklat. Sangat dianjurkan untuk membiasakan makanan dengan pola hidup sehat. Sebaiknya tidak meremehkan apabila anak menderita batuk dan pilek yang tidak kunjung sembuh apalagi disertai dengan demam sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter.

posted under Kesehatan | 3 Comments »

Sikat giginya…Gigi putih bersih dan sehat..

February5

Pada usia bayiku 7-9 bulan, disaat dia sudah mengenal susu formula, di lidahnya sering terlihat putih. Sepertinya itu adalah sisa susu nya di malam hari. Bila ini dibiarkan terus tentunya akan mengganggu si bayi karena putih nya itu akan terlihat tebal. Sebenarnya bayi bisa diberikan air putih setelah dia minum susu, namun untuk kondisi di malam hari yang sangat mengantuk bagi sang ibu untuk memberikan air putih lagi setelah minum susu maka keesokan harinya sisa air susu tadi akan terlihat menebal di lidahnya.

 

Baby Finger Toothbrush

 

Untuk menghilangkan sisa susu tadi, biasanya di pagi hari sebelum mandi lidahnya aku bersihkan dengan baby finger toothbrush dengan bulu sikat yang halus tanpa menggunakan pasta gigi. Sediakan air putih di mangkok kemudian masukkan baby finger ke jari telunjuk lalu bersihkan perlahan-lahan ke seluruh lidah ataupun giginya yang mungkin satu atau dua sudah tumbuh bila bulu sikat sudah penuh dengan kotoran cuci bulunya ke dalam air yang ada di mangkok begitu seterusnya sampai bersih. Ciptakan suasana sikat gigi yang menyenangkan sehingga si bayi merasa ini merupakan kebiasaan yang menyenangkan.

Setelah si bayi berumur 1 tahun yang sudah mengkonsumsi berbagai makanan dan camilan tentunya dengan kebiasaan membersihkan gigi dengan baby finger toothbrush sudah bisa digantikan dengan baby toothbrush tentu saja dengan bulu sikat yang lembut serta kepala sikat yang kecil sehingga tidak sakit bila masuk ke mulut si kecil. Biasakan dengan menggunakan sikat gigi ini diawali tanpa menggunakan pasta terlebih dahulu. Setelah dia merasa nyaman boleh menggunakan sedikit pasta gigi anak . Untuk si kecilku aku menggunakan pasta gigi dari Zwitsal karena aman bila tertelan safe if swallowed. Tersedia berbagai rasa tergantung si kecil menyukai rasa yang mana.

Aku berusahan menciptakan kebiasaan menyikat gigi sedini mungkin agar si kecil terjaga kesehatan gigi dan gusinya. Gigi anak putih bersih dan sehat tentu dambaan sang ibu.

Selamat mencoba ibu…Ciptakan kebiasaan bersih sejak dini…agar terjaga kebersihan dan kesehatannya…

posted under Kesehatan | 21 Comments »

Anakku Malas Makan

December19

Anakku malas makan…

Anakku umur 13 bulan. Sudah seminggu ini anakku susah sekali kalau disuapi makan. Makanan pasti diemut dan lama sekali. Jauh banget dengan sebelumnya yang nasinya pasti habis dimakan. Sampai hari ini kesabaranku akhirnya habis anakku aku marahin sampai dia nangis dan tertidur.

Kepikiran dengan sikapku tadi akhirnya aku mencari-cari artikel tentang kondisi dan penyebab anak malas makan, ternyata ada beberapa hal yang tak seharusnya aku lakukan.

Bagi anak, saat makan itu bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, dan juga belajar.

Problema sulit makan – bukan hanya buah — biasa dialami anak usia batita. Umumnya mulai ditemui pada usia anak 1-4 tahun. Banyak hal jadi penyebab.

Anak usia di atas 2 tahun, sering membangkang alias tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dan lain-lain. Ini disebut sikap negativistik. Jangan khawatir bunda, sikap negativistik sebenarnya merupakan fase normal yang dilalui tiap anak usia batita.

Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independen. Jadi, batita umumnya ditandai dengan “aku”, artinya segala sesuatunya harus berasal dari aku bukan dari orang lain, intinya power. Nah, banyak orangtua yang kurang memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orangtua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada orangtua yang mengancam anaknya bahkan memukul. Cara-cara tersebut harus dihindari.

Justru semakin dipaksa, anak akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya). Akibatnya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orangtua yang selalu memberinya makan secara paksa.

Pahami kondisi anak dengan baik. Jadilah orangtua otoritatif. Artinya, bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak. Kan rumah adalah sekolah pertama dan utama bagi anak.

Nah, berikut beberapa penyebab anak susah makan dan tips mengatasinya yang perlu bunda ketahui:

Bosan dengan menu dan penyajian makanan.

Menu makan saat anak selepas ASI eksklusif yang itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yang campur aduk antara lauk pauk seperti makanan diblender jadi satu. Sama dengan orang dewasa, kalau makan dengan menu sama tiap hari dan disajikan campur aduk, pasti malas makan. Untuk itu, variasikan menu makan anak.Tergantung pintar-pintarnya bunda memberikan makanan bervariasi. Kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dengan roti, makaroni, pasta, bakmi, atau yang lainnya. Penyajian makanan yg menarik penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dengan lauk pauknya. Hias dengan aneka warna dan bentuk. Jika perlu cetak makanan dengan cetakan kue yg lucu.

Memakan camilan padat kalori menjelang jam makan

Hal ini membuat anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG. Akibatnya, ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan. Atur makanan selingan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri camilan yang sehat seperti potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, atau lainnya.

Minum susu terlalu banyak

Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur dan lauk pauknya. Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orangtua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu. Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia satu tahun, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan. Ubah juga pola pikir orangtua.

Terpengaruh kebiasaan orangtua

Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orangtua. Banyak perilaku yang dilakukan orangtua mempengaruhi perilaku makan anak. Misalnya, anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang malas makan (diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perhatikan dan ubah kebiasaan dan perilaku orangtua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar, dan menerapkan semua hal yang ia dapat dari lingkungan sekitarnya, terutama orangtua. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi.

Intinya, yang jelas dan perlu diingat baik-baik oleh tiap orangtua adalah, seberapapun anak susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka pasti ia akan makan. Jadi, tetaplah kreatif mengolah dan menyajikan makanan, bina komunikasi yang baik, terus belajar menjadi orangtua dan memahami kondisi anak.

Jadi kita para orangtua harus lebih bersabar yaa…dan ingat si kecil sekarang sudah mulai memahami kalau dimarahi…

sumber : berbagai sumber & Morinaga LEARN- Article and tips

 

posted under Kesehatan | 20 Comments »

Antisipasi penyakit turunan – ASMA

October10

Penyakit apa saja yang dapat diturunkan orangtua ataupun keluarga kepada anak ?


ASMA

Dari sebuah penelitian, 30% penyakit asma diturunkan oleh orangtua. Dan faktor genetika ibu lebih kuat dibandingkan faktor sang ayah. Penelitian lain menyebutkan orangtua penderita asma kemungkinan 8-16 kali menurunkan asma dibandingkan dengan orangtua yang tidak asma.

Bila salah satu orangtua menderita asma, maka besar kemungkinan bayi yang dilahirkan dapat menderita asma. Oleh sebab itu bayi yang baru lahir sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat nasehat agar anaknya tidak mengalami serangan asma. Seperti beberapa hal yang perlu dijaga : menjaga kebersihan rumah dari debu yang merupakan salah satu penyebab timbulnya asma, menjauhi makanan yang beresiko menimbulkan alergi, membersihkan hewan peliharaan.

Bila pada akhirnya si kecil terkena asma, cobalah lakukan beberapa hal dibawah ini agar asma nya dapat terkontrol dan tidak mengganggu aktivitasnya, antara lain :
~ Pakailah obat asma sesuai anjuran dokter, dan upayakan obat hirup sebelum terpaksa menggunakan obat minum / oral
~ Hindari hal-hal yang menjadi penyebab timbulnya serangan asma.
~ Hindari aktivitas fisik / olahraga yang berlebihan karena hal ini menyebabkan asma cepat kambuh
~ Jauhi stress dengan gaya hidup sehat dan lebih rileks
~ Lakukan olahraga teratur agar si kecil tetap bugar

posted under Kesehatan | 25 Comments »

Antisipasi penyakit turunan – OBESITAS

October7

“Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Oleh sebab itu cegahlah penyakit agar tidak sampai mampir pada anak. Lakukanlah observasi melalui data riwayat kesehatan keluarga. Dengan demikian kita dapat melakukan antisipasi agar jangan sampai penyakit warisan yang tidak diinginkan itu diidap oleh anak kita.

Jika penyakit turunan dialami anak sejak lahir, kita tidak boleh menyerah pasrah. Lakukan berbagai usaha agar anak dapat hidup layaknya anak normal.

Penyakit apa saja yang dapat diturunkan orangtua ataupun keluarga kepada anak ?

OBESITAS

Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Anak dikatakan obesitas bila berat badannya lebih dari 20% dari berat ideal. Faktor keturunan merupakan hal yang mempengaruhi terjadinya kegemukan. Dari hasil penelitian di Amerika Serikat dilaporkan bahwa anak-anak dari orangtua normal mempunyai peluang 10% menjadi gemuk. Peluang itu akan bertambah menjadi 40-50% bila salah satu orangtua menderita obesitas dan akan meningkat 70-80% bila kedua orangtuanya menderita obesitas.

Oleh karena itu bayi yang lahir dari orangtua yang gemuk akan mempunyai kecenderungan menjadi gemuk. Gemuk disaat bayi atau anak-anak mempunyai kemungkinan sulit menjadi kurus pada waktu dewasanya karena anak-anak sudah membentuk sel yang jumlahnya lebih dari normal.

Bukan berarti obesitas tidak dapat dicegah. Angka diatas adalah resiko karena gaya hidup sehat tetap menjadi faktor utama apakah anak mengalami obesitas atau tidak.

Cegahlah si kecil agar tidak mengalami obesitas dengan tindakan antara lain  :
~ Mengurangi asupan makanan kaya gula seperti minuman ringan
~ Hindari mengkonsumsi makanan berlemak terlalu sering
~ Kurangi mengkonsumsi camilan
~ Biasakan mengkonsumsi makanan dengan gizi cukup dan seimbang
~ Konsumsilah sayuran dan makanan kaya serat
~ Lakukanlah aktivitas fisik untuk membakar kalori

Sayangilah anak anda dengan menghindarkannya dari penyakit turunan.

 

 

 

 

 

 

posted under Kesehatan | 36 Comments »

Tips untuk mengatasi Batuk Pilek dan Flu

September11

Bila anak terserang batuk pilek ataupun flu ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya tanpa harus ke dokter terlebih dahulu. Pengobatan medis dilakukan bila keluhan atas penyakit tersebut sangat mengganggu dan antibiotika diberikan apabila dicurigai ada infeksi yang terjadi oleh bakteri sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan di rumah untuk anak anda :
~ Banyaklah meminum air putih sebagai pengencer dahak
~ Bila saluran nafas tersumbat berilah air garam steril bisa diberikan sebagai tetes hidung untuk mengencerkan ingus
~ Atau menghirup uap air hangat
~ Jemurlah bayi di pagi hari
~ Konsumsilah sup sayuran dengan bumbu bawang putih. Kandungan bahan kimianya bisa berfungsi sebagai antiprotozoa, antimikroba dan antivirus
~ Konsumsi vitamin C yang dapat mengurangi parahnya penyakit
~ Setelah anak tidur letakkanlah ember berisi air mendidih di dalam ruangan agar udara tidak kering
~ Cucilah tangan sesering mungkin

Bila hal tersebut tidak mengurangi sakitnya, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

posted under Kesehatan | 81 Comments »

Bila si Kecil digigit Nyamuk

August15

Sebagai seorang ibu sangat tidak menyenangkan melihat si kecil merasa tidak nyaman karena digigit nyamuk. Selain kulitnya gatal, tidurnya pun jadi terganggu. Bila ia akhirnya menangis, Anda pasti bakal repot menenangkannya. Apalagi bila meninggalkan bekas di tubuhnya.

Namun berhati-hatilah, jangan sampai salah menanganinya. 

Gunakan bedak, tapi…

Umumnya, gigitan nyamuk tidak akan mencederai si kecil. Kecuali, bila yang menggigit adalah nyamuk penyebar penyakit, seperti Aedes aegypti dan Anopheles . Kedua nyamuk itu menyebabkan demam berdarah dan malaria.

Untuk menyiasati gigitan nyamuk tidaklah susah. Segera beri bedak pada bekas gigitan yang memerah. Sebaiknya, gunakan bedak yang mengandung senyawa mentol. Bedak ini akan memberi efek dingin, yang dapat mengurangi rasa gatal.

Perlu diingat untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk, jangan terlalu banyak menggunakan bedak mentol. Cukup ditaburi di kulit yang digigit nyamuk saja. Bila bekas gigitan nyamuk banyak, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter. Kalau perlu, dokter akan memberinya obat antiradang.

              

Mencegah selalu lebih baik 

Cegah nyamuk bertandang ke rumah Anda dengan selalu menjaga dan memperhatikan kebersihan lingkungan rumah. Misalnya saja, dengan tidak membiarkan air tergenang, dan menutup rapat-rapat tempat penampungan air. Selain itu, lakukan juga:

•  Pasang kelambu di atas boks bayi, atau menutup si kecil dengan penutup yang bentuknya mirip tudung saji yang sekelilingnya dilapisi kelambu.

•  Selimuti tubuh si kecil. Bisa juga, kenakan baju berlengan panjang dan celana panjang.

•  Ciptakan kamar tidur bayi yang bebas nyamuk dengan menggunakan:

•  Obat anti nyamuk semprot (minimal satu jam sebelum bayi tidur).

•  Obat anti nyamuk listrik (minimal 5 meter dari boks bayi).

•  Pasang kawat anti nyamuk pada setiap ventilasi kamar maupun ruangan lainnya.

Setelah melakukan berbagai pencegahan, tetap pantau kondisi si kecil, karena bukan tak mungkin ada nyamuk yang “lolos” dari upaya Anda tersebut.

Konsultasi ilmiah: dr. Tina Wardhani Wisesa, Sp. KK, Klinik Sakti Medika, Tebet, Jakarta.

Hindari Ini!

•  Lotion /krim anti nyamuk yang dioleskan pada tubuh bayi. Karena, bahan-bahan yang terkandung di dalamnya dapat mengiritasi kulit bayi yang masih sensitif. Akibatnya, kulit si kecil jadi kering dan terasa perih.

•  Minyak telon, minyak kayu putih, minyak tawon atau minyak jenis lain . Minyak tersebut umumnya memberikan efek hangat yang mungkin akan membuat si kecil malah semakin tidak nyaman.

•  Obat nyamuk bakar . Asapnya juga dapat mengganggu pernapasan dan beresiko terjadinya kebakaran.

Semoga bermanfaat.

 

posted under Kesehatan | 16 Comments »

Mastitis – Pembengkakan Payudara

July19

ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan utama untuk bayi hingga usia empat bulan, bahkan jika masih memungkinkan dapat diteruskan pemberiannya. Agar dapat menyusui dengan baik dan lancar, sebagai ibu harus menjaga kesehatan diri termasuk di antaranya kebersihan payudara.

Kadang-kadang, pada minggu pertama setelah melahirkan, payudara ibu akan terasa bengkak. Karena adanya sumbatan pada saluran ASI. Bila hal tersebut dibiarkan, lama-lama akan terjadi infeksi dan menyebabkan peradangan pada payudara, yang disebut mastitis. Yakni peradangan yang terjadi pada payudara. Bisa terjadi pada satu atau kedua payudara sekaligus.

Penyebabnya pasti dari mastitis belum diketahui, namun, biasanya dari bakteri jenis staphylococcus aureus. Umumnya, terjadi pada minggu ke 2-7 setelah persalinan atau lebih awal atau malah lebih lama dari itu. Meskipun demikian, mastitis dapat juga terjadi pada wanita yang tidak menyusui ataupun hamil. Bakteri biasanya masuk melalui puting susu yang pecah-pecah atau terluka.

GEJALANYA
Gejala mastitis hampir sama dengan payudara yang membengkak karena sumbatan saluran ASI. Pada mastitis, payudara terasa nyeri, teraba keras, dan tampak memerah. Permukaan kulit dari payudara yang terkena infeksi juga tampak seperti pecah-pecah, dan badan terasa demam seperti hendak flu. Bila karena sumbatan tanpa infeksi, biasanya dbadan tidak terasa nyeri dan tidak demam. Pada payudara juga tidak teraba bagian yang keras dan nyeri, serta merah.
Namun terkadang kedua hal tersebut sulit untuk dibedakan. Gampangnya, bila terjadinya sumbatan pada saluran ASI, namun tidak terasa nyeri pada payudara, dan permukaan kulit tidak pecah-pecah maka hal itu bukan mastitis. Bila terasa sakit pada payudara namun tidak disertai adanya bagian payudara yang mengeras, maka hal tersebut juga bukan mastitis.

FAKTOR PREDISPOSISI
Mengapa tidak semua wanita dapat terkena mastitis? Memang, banyak faktor yang menyebabkan seseorang menderita masalah itu. Di antaranya adalah daya tahan tubuh seorang wanita, apalagi setelah melahirkan, biasanya masih terasa lelah. Hal itu akan memyebabkan daya tahan seseorang menurun sehingga menjadi mudah sakit.
Selain itu, bila ibu tidak teratur untuk memyusui pada bayinya, sehingga payudara menjadi penuh, maka dapat mempermudah terjadinya mastitis. Jika seseorang sudah pernah menderita itu, maka tidak  menutup kemungkinan akan lebih mudah terkena lagi.

PENGOBATAN
Karena sebagian besar mastitis disebabkan oleh bakteri, maka pengobatan yang tepat dengan pemberian antibiotika. Mintalah pada dokter antibiotika yang baik dan aman untuk ibu sedang menyusui. Selain itu, bila badan terasa panas, ibu dapat meminum obat turun panas. Kemudian. untuk bagian payudara yang terasa keras dan nyeri, dapat dikompres dengan menggunakan air dingin untuk mengurangi rasa nyeri.
Bila tidak tahan nyeri, dapat meminum obat penghilang rasa sakit. Istirahat yang cukup amat diperlukan untuk mengembalikan kondisi tubuh menjadi sehat kembali, disamping itu makan dan minum yang bergizi, minum banyak air putih juga akan membantu menurunkan demam. Biasanya rasa demam dan nyeri itu akan hilang dalam dua atau tiga hari dan Anda akan mampu beraktivitas seperti semula.

PENCEGAHAN
Sebenarnya untuk mencegah terjadinya mastitis sama halnya dengan melakukan pengcegahan terhadap penyakit lain. Para ibu diharapkan untuk istirahat yang cukup. Secara teratur menyusui bayinya, setiap dua atau tiga jam sekali sesuai ritme perut bayi, akan dapat mencegah payudara bengkak dari infeksi.
Usahakan jangan pernah menunda atau melewatkan waktu menyusui. Gunakan BH yang sesuai dengan ukuran payudara Anda. Selalu menjaga kebersihan payudara dengan cara membersihkan dengan kapas dan air hangat.  

 

posted under Kesehatan | 5 Comments »
« Older Entries