Bubur Jagung
Bahan:
1 buah Jagung Manis
Meses secukupnya
100 ml susu
Air matang hangat secukupnya
Cara Membuat:
1. Parut jagung manis
2. Saring, ambil airnya
3. Larutkan 100 ml susu ke dalam air hangat
4. Rebus air saringan jagung manis, kemudian tambahkan larutan susu ke dalam nya
5. Masak hingga jagung mengental
6. Sajikan di dalam wadah
7. Taburi sedikit dengan meses coklat
8. Siap untuk dihidangkan
Menjemur Bayi
Kita sebagai orangtua tentu akan merasa cemas bila melihat bayi kita berwarna kuning. Ini bisa disebabkan karena sang bayi kekurangan oksigen selama dalam kandungan. Untuk mengurangi kuning pada bayi, sang ibu sering menjemur bayinya pada pagi hari.
Walaupun menjemur bayi tidak dapat mengubah bilirubin secara langsung namun menjemur bayi agar terkena sinar matahari yang mengandung vitamin D yang berguna bagi tulang.
Beberapa tip pada saat menjemur bayi adalah :
1. Kegiatan menjemur dilakukan antara pukul 07.00 - 09.00
2. Waktu menjemur antara 10-15 menit per hari nya
3. Pakaian bayi dapat dibuka seluruhnya kecuali celana dalam
3. Tidak harus tepat dibawah sinar matahari bias matahari di teras rumah pun boleh aja asal mengenai tubuh bayi
4. Bayi di bolak balik pada saat menjemur agar seluruh tubuhnya rata terkena sinar matahari
5. Lebih baik pada saat menjemur bayi diletakkan di meja agar seluruh badan bayi terkena sinar matahari
Menghilangkan Mual pada masa kehamilan
Pada awal kehamilan, ibu sering mengalami mual-mual di pagi ataupun malam hari khususnya pada usia kehamilan 0-3 bulan. Jahe yang merupakan bumbu dapur bukan hanya untuk menghangatkan tubuh namun juga dapat menghilangkan rasa mual tersebut.
Untuk menghilangkan mual tersebut, Ibu dapat meminum air jahe hangat ataupun permen yang berasa jahe. Mungkin rasa mual tidak sepenuhnya hilang tapi minimal dapat rasa mual tersebut dapat berkurang.
Semoga ini bermanfaat bagi ibu yaaaa..
Tanda-tanda si kecil lahir ke dunia
Persalinan pertama selalu membuat panik sebagian besar kaum wanita. Kenali tanda-tanda kelahiran sebelum dimulai proses sesungguhnya. Hal itu akan mempermudah calon ibu menjalaninya. Jangan lupa, kekuatan mental berpengaruh cukup besar.
Kehadiran seorang bayi bagi pasangan muda merupakan hal yang amat membahagiakan. Apalagi bagi wanita. Setelah mengandung selama sembilan bulan, ia berharap proses kelahiran bayinya bisa berjalan lancar. Sayangnya harapan itu kadang tak sesuai kenyataan. Tapi Anda tak perlu khawatir. Percayalah, hanya sedikit kehamilan yang persis sama dengan buku-buku teori.
Kelahiran bayi dibagi (dengan sendirinya oleh alam dan secara resmi oleh ilmu pengetahuan) dalam beberapa tahap. Tahap pertama, proses persiapan persalinan dengan fase awal, aktif, dan transisi. Dalam tahap ini terjadi pembukaan (dilatasi) mulut rahim sampai penuh. Selanjutnya, tahap kelahiran sampai bayi keluar dengan selamat. Tahap ketiga, pengeluaran plasenta. Tahap berikut, pasca lahir, yakni observasi terhadap ibu selama satu jam usai plasenta keluar.
KONTRAKSI
Ini biasanya fase paling lama. Untungnya tingkat nyerinya masih sangat rendah atau belum terlalu terasa. Pembukaan leher rahim (dilatasi) sampai 3 cm, juga disertai penipisan (effasi). Hal ini bisa terjadi dalam waktu beberapa hari, bahkan beberapa minggu, tanpa kontraksi berarti (kurang dari satu menit). Tapi pada sebagian orang mungkin saja terjadi hanya 2-6 jam (atau juga sepanjang 24 jam) dengan kontraksi lebih jelas.
“Perubahan lain ditandai turunnya kepala janin ke rongga panggul,” kata dr. Nasdaldy, DSOG dari RSIA Hermina, Jakarta. Penurunan dapat terjadi beberapa kali, beberapa minggu menjelang kelahiran. Atau hanya terjadi sekali saja saat menjelang persalinan sesungguhnya.
Reaksi pada ibu pun macam-macam. Ada yang merasakan mulas, nyeri di bagian punggung atau pinggang. Bisa juga sudah mengeluarkan lendir bercampur bercak darah dari vagina. “Tapi pengeluaran bercak tak selalu lengket di celana. Kadang hanya tertahan di bagian dalam saja,” ujar dr. Nasdaldy.
Jika kontraksi masih jarang, calon ibu tak perlu segera ke rumah sakit. Kegiatan rutin sehari-hari masih bisa dilakukan sepanjang masih bisa merasakan kontraksi tak bertambah kencang. Jika kemudian kontraksi bertambah kencang dan makin teratur, segera ke rumah sakit. Tentu dengan perlengkapan yang sudah disiapkan sebelumnya, seperti kain panjang, baju ganti, makanan kecil, buku bacaan, dan sebagainya.
Satu hal yang patut diingat, perkiraan persalinan yang disebutkan dokter, tak selamanya benar. Bisa saja maju atau mundur dua minggu dari jadwal yang telah diperkirakan dokter.
LEHER RAHIM MAKIN TERBUKA LEBAR
Umumnya fase ini lebih pendek dari fase sebelumnya, berlangsung sekitar 2-3 jam. Kontraksi kuat terjadi sekitar 1 menit, polanya lebih teratur dengan jarak 4-5 menit. Leher rahim membuka sampai 7 cm. Jika sudah mencapai keadaan ini, sebaiknya calon ibu sudah berada di rumah sakit. Paling tidak, prosedur pendaftaran sudah harus dilakukan. Lebih baik malah urusan pendaftaran dan pesan kamar sudah dilakukan saat kehamilan memasuki usia 7 bulan. Soalnya, kerap kali rumah sakit (terutama yang beken), kehabisan kamar.
Serangkaian pemeriksaan rutin akan dilakukan menjelang kelahiran. Mengenakan baju yang disediakan pihak rumah sakit sudah menjadi kebiasaan di banyak rumah sakit, terutama di kota-kota besar. Perawat akan meminta contoh air kemih, memeriksa denyut nadi, tekanan darah, pernafasan, dan suhu tubuh. Juga akan memeriksa adanya cairan ketuban, perdarahan atau pengeluaran lendir dari vagina.
Kondisi janin pun akan dipantau. Misalnya dengan mendengarkan denyut jantung bayi melalui stetoskop. Di beberapa rumah sakit yang lebih modern, digunakan alat pantau janin. Sedangkan bagaimana posisi janin, merupakan pemeriksaan berikutnya yang akan dilalui calon ibu.
Pemeriksaan dalam bagi calon ibu akan dilakukan secara rutin. Gunanya untuk memantau perkembangan pembukaan leher rahim, sehingga bisa segera dilakukan tindakan tepat jika tak terjadi kemajuan. “Umumnya dokter akan menunggu pembukaan ini secara alamiah. Kecuali jika memang terjadi kelainan pada rahim yang diketahui sebelumnya semisal adanya kista atau mioma,” terang dr. Nasdaldy, yang mengambil spesialisasi masalah kanker rahim. Kondisi tersebut memang akan mempengaruhi kontraksi pada rahim sehingga tak mendorong leher rahim untuk membuka. Akibatnya jalan rahim tetap menutup padahal ibu sudah merasakan mulas cukup lama.
Secara umum dan normal, pembukaan leher rahim akan terus meningkat berbarengan dengan kontraksi yang makin kuat. Terjadi 2-3 menit sekali selama 1,5 menit dengan puncak kontraksi sangat kuat, sehingga ibu merasa seolah-olah kontraksi terjadi terus-menerus tanpa ada jeda.
Pembukaan leher rahim dari 3 cm sampai 10 cm terjadi sangat singkat, sekitar 15 menit sampai 1 jam. Saat ini calon ibu akan merasakan tekanan sangat kuat di bagian bawah punggung. Begitu pula tekanan pada anus disertai dorongan untuk mengejan. Ibu pun akan merasa panas dan berkeringat dingin.
Pengeluaran lendir dan darah makin bertambah karena makin banyak pembuluh kapiler yang pecah. Mungkin juga terjadi kejang kaki. Kadang mengantuk di antara waktu kontraksi karena oksigen dipindahkan dari otak ke daerah persalinan, sehingga seolah ibu sudah kehabisan tenaga sebelum ‘pertarungan’ benar-benar terjadi.
Secara emosional, calon ibu mengalami perasaan tak berdaya dan pasrah. Bingung, gelisah, dan sulit memusatkan perhatian, apalagi istirahat. Tak jarang pula ia frustrasi karena belum ada instruksi untuk mengejan, sementara dorongan ke arah sana sudah muncul. Dokter memang akan melarang ibu mengejan sebelum pembukaan sempurna betul agar tak terjadi kesulitan saat pengeluaran bayi.
DORONG SEIRAMA INSTRUKSI DOKTER
Proses persalinan, seperti dipaparkan dr. Nasdaldy, mengandung 3 komponen. Pertama, passanger yaitu bayi itu sendiri. Kedua, passage, yaitu jalan lahir. Ketiga power, yaitu kontraksi atau yang disebut his.
“Agar proses persalinan berjalan lancar, ketiga komponen itu harus dalam kondisi baik,” kata dr. Nasdaldy. Bayi tak terlalu besar ukurannya agar bisa melalui jalan lahir dan powernya pun harus teratur serta efektif hingga mampu membuka jalan lahir sampai penuh dan sempurna.
Dengan begitu, partisipasi aktif ibu dalam proses kelahiran tak kalah penting. Dorongan kuat dari ibu akan membantu bayi keluar melalui jalan lahir dengan baik. Proses mendorong bayi keluar biasanya sangat singkat, 10 menit. Tapi ada kalanya perlu waktu antara setengah sampai satu jam. Bahkan, jika terjadi berbagai komplikasi, bisa mencapai 3 jam.
Mengejanlah sekuat mungkin tapi tetap seirama dengan instruksi dokter. Makin efisien dorongan dari ibu, makin memudahkan bayi keluar. Dorongan yang panik dan tak teratur hanya akan menghamburkan tenaga dan hanya sedikit kemajuan yang dicapai.
Tarik beberapa kali nafas dalam, sementara kontraksi terjadi. Tarik nafas sekali lagi dan tahan. Saat kontraksi mencapai puncaknya, doronglah (mengejan) sekuat mungkin. Lebih baik mengikuti irama dorongan dengan baik ketimbang menahan nafas terlalu lama, karena akan menambah risiko pecahnya pembuluh darah di mata dan wajah Anda. Selain itu, menambah risiko berkurangnya suplai oksigen ke janin. Saat mengejan, lemaskan seluruh tubuh. Ketegangan akan melawan usaha mengejan.
Posisi calon ibu saat melahirkan turut membantu lancarnya persalinan. Posisi setengah duduk atau setengah jongkok mungkin posisi terbaik karena posisi ini memanfaatkan gaya berat dan menambah daya dorong ibu.
PENGELUARAN PLASENTA
Rasa lelah ibu adalah hal yang tersisa ketika bayi sudah keluar, tapi tugas belum berakhir. Plasenta yang selama ini menunjang bayi untuk hidup dalam rahim harus dikeluarkan.
Mungkin ibu tak akan merasakannya lagi. “Tapi kontraksi masih akan tetap ada, kendati tak sekuat sebelumnya,” kata dr. Nasdaldy. Masing-masing berlangsung sekitar satu menit. Mengerutnya rahim akan memisahkan plasenta dari dinding rahim dan menggerakkannya turun ke bagian bawah rahim atau ke vagina. Ibu hanya tinggal mendorongnya seperti halnya mengejan saat mengeluarkan bayi. Hanya saja tenaga yang dikeluarkan tak sehebat proses pengeluaran bayi.
Bila plasenta telah keluar, dokter akan segera menjahit robekan atau episiotomi. Bersabarlah untuk beberapa saat. Usai itu ibu bisa menggendong bayi dan menyusuinya.
BERBAGAI KOMPLIKASI
Umumnya dokter akan membiarkan bayi keluar dengan normal selama tak ada indikasi kelainan dari ibu maupun bayi. Tapi, cukup banyak kejadian di mana seorang calon ibu harus merasakan mulas selama berjam-jam tanpa ada kemajuan berarti.
Kemajuan proses persalinan diukur melalui adanya pembukaan leher rahim dan turunnya janin ke rongga panggul. Proses persalinan normal akan didukung oleh tiga unsur utama: kontraksi rahim yang kuat yang secara efektif membuka leher rahim, bayi dapat melewati jalan lahir, dan panggul yang cukup luas untuk memudahkan keluarnya janin. Bila salah satu unsur tadi tak ada maka memungkinkan untuk terjadi kelahiran yang tak normal.Berikut sejumlah komplikasi yang mungkin saja terjadi:
1.Fase Laten Terlalu Lama
Ini terjadi bila tak ada kemajuan pada pembukaan leher rahim yang terjadi setelah 20 jam pada kelahiran pertama, dan 14 jam pada ibu yang pernah melahirkan. Penyebabnya, bisa karena terlalu banyak obat sebelum persalinan dimulai. Kadang, penyebabnya bisa psikologis. Seorang ibu yang panik mengakibatkan dilepaskannya bahan kimia pada sistem saraf yang menghambat kontraksi rahim.
Umumnya dokter memberikan rangsangan lewat suntikan atau infus. Dokter pun akan mempertimbangkan kemungkinan adanya ketidaksesuaian ukuran kepala janin dengan rongga panggul ibu (disproporsi caphalopelvic). Dokter akan mengambil langkah pembedahan caesar setelah melewati waktu 24 jam.
2.Disfungsi Primer
Bila fase aktif berjalan sangat lamban, pembukaan per jam kurang dari 1-1,2 cm untuk ibu dengan kelahiran pertama dan 1,5 cm untuk ibu yang pernah melahirkan. Kerja rahim pada proses ini bisa dipercepat dengan cara calon ibu berjalan-jalan dan tetap mengosongkan kantong kemih. Maksudnya agar tak menghambat turunnya janin ke rongga panggul.
3.Berhentinya Pembukaan Sekunder B
Dalam fase aktif tak ada kemajuan pembukaan selama dua jam atau lebih. Ibu dapat membantu proses dengan aksi gaya berat, yaitu duduk tegak, jongkok, berdiri, atau berjalan. Jika diketahui penyebabnya disproporsi cephalovic, dokter akan melakukan bedah caesar.
4.Turunnya Janin Secara Tak Normal
Bila bayi bergerak menuruni jalan lahir dengan kecepatan kurang dari 1 cm pada kelahiran pertama, dan 2 cm pada kelahiran berikutnya. Biasanya dokter akan menggunakan cunam atau forcep (alat bantu persalinan). Tapi ini sangat jarang dilakukan. Kebanyakan dokter akan memberikan suntikan rangsangan.
5.Tahap Kelahiran Bayi Yang Terlalu Lama
Yaitu tahap pengeluaran bayi lebih dari dua jam untuk kelahiran pertama. Jika kondisi ibu dan bayi masih dalam keadaan baik, dokter akan tetap menunggu dengan persalinan normal. Tapi jika ada kondisi yang mengarah pada harus segera dilahirkan, dokter akan melakukan bedah caesar.
Tanda-Tanda Persalinan Palsu
Beberapa tanda persalinan palsu adalah:
* Kontraksi berlangsung sementara. Terjadi dengan jarak waktu tak teratur dan lama. Juga tak bertambah kuat dan cepat.
* Nyeri pada perut bagian bawah.
* Banyak berjalan, kontraksi malah menghilang.
* Kontraksi terhenti dengan memberi rasa nyaman, misalnya usapan.
* Rasa sakit menghilang jika mengubah sikap tubuh.
Permasalahan pada Ibu Hamil
- Kencing manis
- Darah tinggi
- Lesu
- Vena varikos - urat kaki membengkak
- Buasir
- Pitam
- Morning sickness
- Kulit perut pecah - “Strecth Mark”
- Bisa hati atau sakit ulu hati
- Infeksi vagina
- Kerap buang air kecil
- Krem
- Pendarahan
- Keguguran
- Sakit pinggang atau tulang belakang
Bulan-9
Kondisi ibu memasuki kehamilan bulan-9:
Pada saat ini mungkin berat badan anda sudah bertambah lagi sekitar 1-1,5 kg. Hal ini membuat membuat rahim anda mendorong kearah diafragma yang menyebabkan anda menjadi mual-mual dan bahkan anda merasa kalau nafas anda lebih pendek atau ngos-ngosan. Hal ini adalah sudah biasa terjadi karena jumlah pernafasan yang anda lakukan lebih meningkat pada saat anda hamil, terlebih lagi apabila anda mengalami kehamilan kembar mungkin semakin banyak intensitas pernafasan yang anda lakukan.
Anda tidak perlu khawatir bayi akan kekurangan oksigen dengan pendeknya nafas anda karena tubuh anda juga telah menyesuaikan diri dengan kehamilan ini kebutuhan oksigen bagi anda dan bayi maka bernafaslah secara normal dan selain itu sedikit relax, ambil nafas dalam-dalam, perhatikan postur tubuh anda hindari membungkuk.
Anda akan mengalami lagi kesulitan tidur di trisemester ketiga. Pada saat ini anda merasakan seperti anda membawa ember di perut anda dan setiap anda merubah posisi tidur, cairan dalam ember tersebut seperti bergerak-gerak. Selain perasaan ketidak nyamanan tersebut anda juga akan mengalaminya lagi yaitu rasa semakin sering berkemih.
Posisi tidur yang mungkin anda dapat nikmati adalah tidur miring ke arah kiri dan menngunakan bantal atau guling diatara kaki anda apabila hal ini tetap tidak memberikan posisi nyaman anda dapat menyangga tubuh anda dengan bantal yang lebih banyak dengan posisi tubuh bagian atas lebih tinggi daripada bagian bawah. Posisi tidur miring kesamping adalah posisi yang baik bagi wanita hamil karena posisi ini memberikan posisi maksimal aliran darah dan nutrisi pada bayi anda dan membantu ginjal anda untuk mengurangi produksi kotoran. Anda dapat mengurangi jumlah asupan minuman sebelum anda tidur.
Pada beberapa wanita akan merasakan gatal disekitar perut atau bahkan akan timbul garis merah. Hormon kehamilan yang menunjang terjadinya rasa gatal tersebut selain itu juga pembesaran pada perutlah menyebabkan jaringan kulit pun membesar, terkadang pembesaran ini juga disertai dengan rasa gatal. Pada beberapa wanita akan timbul seperti bentol-bentol merah yang timbul disekitar perut dan diantara stretchmark ysng meluas kesekitar paha dan tangan. Rasa gatal ini juga terjadi karena adanya reaksi iritasi pada kehamilan atau yang disebut dengan pruritic urticarial papules.
Reaksi seperti alergi diatas tidak berbahaya bagi anda maupun bayi, mungkin dapat dikurangi dengan pemberian salep yang akan ditentukan oleh dokter anda. Berhati-hatilah apabila rasa gatal menyerang sangat intens karena dapat dicurigai adanya ketidak normalan pada liver anda ataupun apabila rasa gatal disertai dengan pembesaran pada bentol-bentol yang disertai dengan sisik maka hal ini juga dapat dicurigai terjadinya herpes pada kehamilan.Apabila kedua hal terjadi langsung hubungi dokter anda.
Rencana kelahiran perlu disiapkan agar pada saatnya mendekati persalinan semua berjalan lancar, pada dasarnya… apabila bunda belum menyiapkan rencana kelahiran dan pada saat melahirkan terjadi bunda sudah tidak mungkin lagi berpikir apa yang harus dilakukan.
Rencana kelahiran ini dapat berupa menyiapkan semua pakaian bunda yang mungkin dibutuhkan di dalam koper apabila bunda dirawat di rumah sakit pada saat melahirkan. Hubungi rumah sakit dimana bunda akan dirawat karena di beberapa rumah sakit diharuskan memesan kamar beberapa minggu sebelum melahirkan.
Apabila diperkirakan antara rumah dan rumah sakit pilihan bunda letaknya berjauhan maka ada kemungkinan kalau bunda sudah menginap di rumah saudara atau hotel terdekat dengan rumah sakit. Apabila bunda tidak memiliki asuransi maka persiapkan dana bunda.
Bunda akan merasakan kontraksi ini lebih sering dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya, terutama di minggu-minggu akhir ini. Bunda harus semakin memperhatikan kontraksi yang bunda alami apakah kontraksi yang bunda alami merupakan Braxton Hicks atau memang kontraksi akan melahirkan, maka hal-hal yang akan membedakan pada kontraksi akan melahirkan adalah antara kontraksi yang satu dengan yang lain berdekatan, kontraksinya semakin menguat dengan jangka waktu kontraksinya lebih lama, akan sangat terasa saat bunda berjalan.
Bunda akan merasakan kalo bayi bunda posisinya telah turun. Selain itu bunda harus semakin memperhatikan apabila terjadinya vlek dengan sedikit darah maka langsung hubungi dokter bunda.
Beberapa minggu yang lalu bayi bisa bereaksi terhadap lampu senter yang bunda pusatkan di perut bunda sedangkan pada minggu ini bayi bunda sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim.
Lakukanlah latihan pernafasan berulang-ulang kali terutama latihan pernafasan yang telah diajarkan kepada bunda saat bunda mengikuti kursus senam kehamilan. Minggu ke 38 kehamilan perkembangan bayi sudah sempurna hanya otak dan paru-paru bayi yang tetap terus berkembang bahkan sampai bayi lahir dan memasuki masa anak-anak. Hanya peningkatan lapisan lemak di bawah kulit bayi yang masih berkembang. Lapisan inilah yang akan mengatur kehangatan tubuh bayi.
Pembentukan organ bayi :
Otak bayi anda semakin pesat berkembang pada saat ini juga otak bayi anda sudah mulai bisa berkoordinasi antara lain bayi sudah menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi anda belum benar-benar bersatu. Bayi sudah bisa mengambil nafasa dalam-dalam walaupun nafasnya masih di dalam air. Apabila bayi anda laki-laki maka testical bayi sudah mulai turun dari perut menuju scrotum.
Bayi anda sudah dapat membuka mata apabila bayi baru saja bangun tidur dan dia akan menutup mata apabila mengantuk dan tidur, andapun sudah dapat memperhatikan jadwal tidurnya. Selain sudah bisa membuka dan menutup mata, bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. Minggu ke 34 kehamilan tubuh anda sedang mengirimkan antibodi melalui darah anda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih mendetail pada saat anda mulai menyusui.
Fungsi pendengarannya sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim anda. Apabila bayi anda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna.
Kulit bayi bunda sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi bagian lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi bunda sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa.
Bayi pada saat ini sedang belajar untuk mengenal aktifitas harian, maka bundalah yang harus mengajari bagaimana dan berapa jam waktu terang atau siang hari dan berapa lamakah waktu istirahat atau gelap, waktu dimana bunda mengajari bayi untuk beristirahat. Selain itu bayi juga sedang belajar untuk melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di dalam air.
Saat ini sang bayi maupun mama papanya telah bersiap-siap untuk bertemu…
Pada akhir bulan-8 ini berat rata-rata bayi anda adalah 3000-3050 gram dengan tinggi kurang lebih 49 cm.


