Informasi kesehatan ibu dan anak

Kumpulan Informasi untuk kesehatan ibu dan anak

 

Mastitis – Pembengkakan Payudara

July19

ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan utama untuk bayi hingga usia empat bulan, bahkan jika masih memungkinkan dapat diteruskan pemberiannya. Agar dapat menyusui dengan baik dan lancar, sebagai ibu harus menjaga kesehatan diri termasuk di antaranya kebersihan payudara.

Kadang-kadang, pada minggu pertama setelah melahirkan, payudara ibu akan terasa bengkak. Karena adanya sumbatan pada saluran ASI. Bila hal tersebut dibiarkan, lama-lama akan terjadi infeksi dan menyebabkan peradangan pada payudara, yang disebut mastitis. Yakni peradangan yang terjadi pada payudara. Bisa terjadi pada satu atau kedua payudara sekaligus.

Penyebabnya pasti dari mastitis belum diketahui, namun, biasanya dari bakteri jenis staphylococcus aureus. Umumnya, terjadi pada minggu ke 2-7 setelah persalinan atau lebih awal atau malah lebih lama dari itu. Meskipun demikian, mastitis dapat juga terjadi pada wanita yang tidak menyusui ataupun hamil. Bakteri biasanya masuk melalui puting susu yang pecah-pecah atau terluka.

GEJALANYA
Gejala mastitis hampir sama dengan payudara yang membengkak karena sumbatan saluran ASI. Pada mastitis, payudara terasa nyeri, teraba keras, dan tampak memerah. Permukaan kulit dari payudara yang terkena infeksi juga tampak seperti pecah-pecah, dan badan terasa demam seperti hendak flu. Bila karena sumbatan tanpa infeksi, biasanya dbadan tidak terasa nyeri dan tidak demam. Pada payudara juga tidak teraba bagian yang keras dan nyeri, serta merah.
Namun terkadang kedua hal tersebut sulit untuk dibedakan. Gampangnya, bila terjadinya sumbatan pada saluran ASI, namun tidak terasa nyeri pada payudara, dan permukaan kulit tidak pecah-pecah maka hal itu bukan mastitis. Bila terasa sakit pada payudara namun tidak disertai adanya bagian payudara yang mengeras, maka hal tersebut juga bukan mastitis.

FAKTOR PREDISPOSISI
Mengapa tidak semua wanita dapat terkena mastitis? Memang, banyak faktor yang menyebabkan seseorang menderita masalah itu. Di antaranya adalah daya tahan tubuh seorang wanita, apalagi setelah melahirkan, biasanya masih terasa lelah. Hal itu akan memyebabkan daya tahan seseorang menurun sehingga menjadi mudah sakit.
Selain itu, bila ibu tidak teratur untuk memyusui pada bayinya, sehingga payudara menjadi penuh, maka dapat mempermudah terjadinya mastitis. Jika seseorang sudah pernah menderita itu, maka tidak  menutup kemungkinan akan lebih mudah terkena lagi.

PENGOBATAN
Karena sebagian besar mastitis disebabkan oleh bakteri, maka pengobatan yang tepat dengan pemberian antibiotika. Mintalah pada dokter antibiotika yang baik dan aman untuk ibu sedang menyusui. Selain itu, bila badan terasa panas, ibu dapat meminum obat turun panas. Kemudian. untuk bagian payudara yang terasa keras dan nyeri, dapat dikompres dengan menggunakan air dingin untuk mengurangi rasa nyeri.
Bila tidak tahan nyeri, dapat meminum obat penghilang rasa sakit. Istirahat yang cukup amat diperlukan untuk mengembalikan kondisi tubuh menjadi sehat kembali, disamping itu makan dan minum yang bergizi, minum banyak air putih juga akan membantu menurunkan demam. Biasanya rasa demam dan nyeri itu akan hilang dalam dua atau tiga hari dan Anda akan mampu beraktivitas seperti semula.

PENCEGAHAN
Sebenarnya untuk mencegah terjadinya mastitis sama halnya dengan melakukan pengcegahan terhadap penyakit lain. Para ibu diharapkan untuk istirahat yang cukup. Secara teratur menyusui bayinya, setiap dua atau tiga jam sekali sesuai ritme perut bayi, akan dapat mencegah payudara bengkak dari infeksi.
Usahakan jangan pernah menunda atau melewatkan waktu menyusui. Gunakan BH yang sesuai dengan ukuran payudara Anda. Selalu menjaga kebersihan payudara dengan cara membersihkan dengan kapas dan air hangat.  

 

posted under Kesehatan
5 Comments to

“Mastitis – Pembengkakan Payudara”

  1. On June 17th, 2009 at 2:48 am herni Says:

    Saya tina(ibu rumah tangga). Saatini bayi saya sudah 7 minggu, saya mengalami pembengkakan di bagian payudara kiri,ada benjolan tapi saya tidak demam. Apakah saya masih bisa menyusui bayi saya? sebaiknya di kompres pake air panas atau air dingin? Trimakasih

  2. On June 17th, 2009 at 3:50 am yenti Says:

    Dear Ibu Herni,

    Ibu …payudara ibu itu benjolan atau pembengkakan?

    Bila pembengkakan saran saya bu…segera dikompres. Kompres dengan air dingin dulu kemudian ganti dengan air hangat…selang-selingin aja bu…sambil dipijat-pijat payudaranya…supaya bengkaknya hilang

    Untuk menyusui silahkan ibu coba berikan asi ibu itu ke bayinya, apabila si bayi menolak saya sarankan jangan dipaksakan dulu karena dulu saya pernah paksa bayi saya agar menyusui dari payudara saya yang bengkak pertama bayi mau kemudian menolak dan ternyata asi dari payudara saya itu memang sudah berisi darah dan nanah …kan kasian ya bu kalau kita paksa minum yang begitu…

    Bila masih ada pembengkakab segera konsultasikan ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang benar sehingga tidak sampai jadi mastitis…Semoga tidak ya bu…karena kalau sampai terkena bakteri itu kasian ibu dan anaknya…

  3. On May 23rd, 2010 at 10:13 am agni Says:

    ibu saya usai 48 tahun, tidak sedang menyusui. tapi payudaranya sering merah2 banyak sekali apalagi kalau sudah keringatan banyak.
    apa itu juga mastitis? terima kasih

  4. On June 19th, 2011 at 11:58 am norvita Says:

    buk…..saya norvita. saya mengalami hal seperti yang disampaikan oleh ibuk herni tapi ditmbah dengan rasa nyeri bahkan asi tdk terlalu lancar gmana cara mengatsinya mohon bantuannya buk

  5. On October 21st, 2011 at 12:32 am tuti Says:

    Ibu… sya tuti saya mempunyai bayi yang berumur 3 bulan tpi slm seminggu dia ga mau minm ASI sdngkn payudara saya masih keluar ASI.. cra pencegah’anya gmna ya bu..tpi payudara syang di pembengkakan?.. kira masih bloh ga ya ASI sya U ank Saya Sedngkan Slma SEminggu udh g diisap m baby saya.. Mohon SRan’a ya Bu…

Email will not be published

Website example

Your Comment: