Informasi kesehatan ibu dan anak

Kumpulan Informasi untuk kesehatan ibu dan anak

 

Mengoptimalkan motorik anak usia 0-12 bulan

July14

 
Perkembangan motorik adalah suatu proses tumbuh kembang dan kemampuan gerak seorang anak. Secara umum, perkembangan motor dibagi menjadi dua yaitu motor kasar dan motor halus.

Motor kasar merupakan bagian dari aktivitas motor yang melibatkan keterampilan otot-otot besar, seperti tengkurep, duduk, merangkak, dan mengangkat leher. Gerakan ini terjadi pada tahun pertama usia anak.

Motor halus merupakan aktivitas keterampilan yang melibatkan gerakan otot-otot kecil. Menggambar, meronce manik-manik, menulis dan makan adalah contoh beberapa gerakan motor halus. Kemampuan motor halus ini berkembang setelah kemampuan motor kasar si kecil berkembang.

A. Usia 0-3 bulan
- Refleks Menggenggam
- Refleks Leher
- Rooting Reflex, jika pipi bayi disentuh oleh jari dia akan menoleh ke arah stimulus dan mulut terbuka.
- Refleks Moro, apabila bayi dikagetkan secara tiba-tiba, bayi akan melakukan gerakan refleks,yaitu melengkungkan badan (punggung) dan mendongakkan kepalanya ke arah belakang. Biasanya diikuti oleh tangisan yang keras. Refleks moro akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat.

Rangsangan:
- Tangan dan kaki bergerak aktif
- Membaringkan bayi dalam posisi tengkurep maka bayi akan mengangkat kepalanya.
- Dalam posisi tengkurep bayi dapat mengangkat dada (3bln+)
- Panggil namanya atau bertepuk tangan sambil tersenyum padanya.

B. Usia 4-6bln
- Usia 4 bulan bayi sudah dapat tengkurep dan terlentang, menumpu badan pada kaki, serta dada terangkat  menumpu pada lengan.
- Usia 5 bulan Otot leher dan tangan bayi sudah semakin menguat. Ketika diletakkan terlentang, ia menggunakan tangannya untuk mendorong dan berguling membalikkan badannya. ia juga sering menendang, menggeserkan kaki atau mendorong-dorongkan kakinya. Otot leher dan punggung pun akan semakin kuat.
- Usia 6 bulan, bayi akan mulai senang melempar dan menjatuhkan mainan atau benda-benda yang ada disekitarnya.

Rangsangan:
- Sering meletakkan bayi dalam posisi tengkurep atau terlentang sehingga ia akan terangsang untuk membalikkan badannya.
- Menumpu pada kaki bila bila dipegang pada ketiak (diberdirikan).
- Melempar atau menjatuhkan bedna-benda yang dapat dipeganggnya.
- Bila sedang duduk sendiri tanpa pegangan, beri dia mainan plastik yang dapat digenggam, dipegang dan dijatuhkan.
- Dudukkan anak pada pangkuan dengan menghadap keluar dan bersender pada perut anda, lalu pegang mainan yang membuat dia tertarik untuk meraihnya, jauhkan si kecil sedikit demi sedikin sampai dia tidak bersandar lagi.

C. Usia 7-9bln
- Usia 7 bln, bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokong serta punggungnya.
- Usia 8 bln, bayi mulai merangkak dan mengesot sepanjang lantai. Selain itu otot bahunya sudah lebih menguat, sehingga dia sudah dapat duduk sendiri tanpa bantuan. Pada bulan ini juga si bayi sudah mulai dapat menarik tubuhnya ke posisi berdiri.
- Usia 9 bln, keterampilan berjalan akan lebih pintar. Jika anda memegang kedua tangannya ia akan berlatih menapakkan serta melangkahkan kedua kakinya. Seiring dengan latihan jalannya bayi juga semakin”aksi” memperlihatkan kepandaian merangkak yang sudah ditunjukkan di usianya yang ke 8

Rangsangan:
- Sering-seringlah ia diberdirikan di pangkuan Anda. Akan melatih kekuatan kakinya untuk menahan berat badannya.
- Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan da ke kiri untuk melatihnya berdiri.
- Letakkan mainan di lantai dan mainkan mainan tersebut agar si kecil tertarik untuk mengambilnya. Si kecil akan berusaha mendapatkan bola tersebut dengan cara merangkak.
- Sering-seringlah melatih si kecil jalan denga ncara memegang kedua tangannya lalu biarkan ia melangkahkan akkinya selangkah demi selangkah dan bimbing ke suatu tempat.

D. Usia 10-12 bulan
- Di usia 10 bulan bayi sudah dapat duduk tanpa bantuan.
- Di usia 11 bulan bayi sudah dapat berdiri sendiri tanpa bantuan selama kurang lebih 2 detik.
- Di usia 12 bulan sebagian bayi sudah siap untuk jalan walau kelihatan masih limbung.

Rangsangan:
- Dudukan bayi dipermukaan lantau atau kasur, dan biarkan ia mencoba sendiri untuk berdiri atau bangkit untuk kemudian duduk sendiri. Mulai mampu memanjat ketinggian 15-30 cm.
- Dudukkan bayi dipermukaan lantai dan beri mainan yang disukainya. Ambil mainan tersebut danletakkan di tempat yang lebih tinggi. usahakan ia melihat mainan tersebut dipindahkan dan katakan “ambil nak” sambil menepuk-nepuk tempat itu. Anak akan berusaha meraih mainan tersebut dan merambat, lalu mamanjat tempat tinggi.
- Berdirilah dengan pasangan Anda dengan jarak beberapa langkah. Biarkan si anak melangkah menuju pasangan Anda dengan diikuti dibelakangnya.

 

posted under Bayi
10 Comments to

“Mengoptimalkan motorik anak usia 0-12 bulan”

  1. On September 16th, 2009 at 12:46 pm ahans Says:

    Dear Ibu Anak,

    Bayiku sdh berumur 3 bulan 12 hari,dimana dia sdh bisa menunjukan senyumnya, kaki dan tangan selalu bergerak dan Rooting reflexnya juga sdh bagus…..persoalanya istri saya dan saya belum berani menggendong anak saya dengan posisi dia berdiri jadi selama ini dia kebanyakan kita baring di gendong pun posisi baring takut lehernya belum kuat, apalagi menengkurapkan dia kami jg belum berani, apakah sikap saya dan istri salah selama ini ???? Yang kedua apabila dia batuk atau pilek yang tidak terlalu parah kami tidak berani ke dokter takut diberi obat dan salah dosis, apakah ketakutan kami ini ada jalan keluarnya, terimakasih sebelumnya…..

  2. On September 17th, 2009 at 12:25 am yenti Says:

    Dear Papa Ahans,

    Wajar ada rasa takut apalagi kalau ini anak pertama ya…Coba posisikan bayi pada kedua tangan anda, tangan kiri menggenggam kepalanya dan tangan kanan pada posisi pantatnya (diharapkan ini posisi yang stabil untuk memegang keseluruhan tubuhnya). Angkat dan dekap di dada kepala bayi membelakangi anda tetapi tetap masih dalam genggaman anda. Pelan-pelan genggaman itu anda longgarkan (jangan langsung dilepaskan) nanti kepalanya akan dia coba untuk gerakkan. Itu melatih otot lehernya.

    Untuk tengkurap memang tidak semua bayi harus tengkurap pada usia ini. Ada juga bayi yang bisa langsung tengkurap sendiri. Untuk memancing dia mau tengkurap sendiri letakkan mainan di sampingnya sehingga dia akan berusaha sendiri dengan caranya untuk mengambil mainan tersebut.

    Awali latihan tengkurap ini perlahan-lahan tidak usah langsung bisa tengkurap. Mungkin awal-awalnya dia hanya membalik-balikkan badan saja. Dan jangan sampai bayi bosan karena sudah kelelahan.

    Sekedar sharing saja bila bayi saya batuk pilek saya akan melakukan beberapa tips seperti pada link ini http://www.ibuanakbanget.com/2008/09/11/tips-untuk-mengatasi-batuk-pilek-dan-flu/

    Tetapi kalau batuk pileknya lebih dari seminggu saya akan bawa ke dokter. Untuk batuk bayi saya diberi obat MUCERA oral drops (obat tetes )untuk pilek dia menggunakan ALCO oral drops.

    Semoga informasi ini dapat membantu ya…Salam buat ibu dan si kecil…

  3. On February 4th, 2010 at 6:59 am udi udenk Says:

    dear ibu anak,

    anak saya umur 4bln 10hari, tapi belum bisa mering apalagi tengkurap,berat badan normal,rambut dicukur 1x langsung tumbuh rata/lebat.kata teman saya,bila ubun2 kepala anak terlalu cepat mengeras,mengakibatkan keterlambatan motorik halus,benarkah belum bisanya anak saya miring/tengkurap krn pengaruh ubun2 kepala yg terlalu cepat mengeras?trimakasih

  4. On February 10th, 2010 at 6:41 am yenti Says:

    Dear Udi,

    Masing-masing anak memang beda pertumbuhannya, mungkin anaknya lebih di pertumbuhan yang lainnya. Tapi mnrt saya itu bukan disebabkan oleh ubun2 anak yang terlalu cepat mengeras.
    Yang paling penting pada usia itu anak harus lebih sering dilatih motoriknya.

    Sekedar sharing anak saya juga waktu itu agak lambat untuk tengkurap, karena kebetulan berat badannya lumayan, jadi anak malas untuk tengkurap. Namun harus tetap dilatih dengan mainan yang menarik sehingga dia berusaha untuk miring dan tengkurap.

    Silahkan dicoba…

  5. On April 16th, 2010 at 1:51 am bunda ari Says:

    putra saya usia 7 bulan tapi kemampuan motorik kasarnya ada di usia 9 – 10 bulan, perlukah saya khawatir? putra saya perkembangan motorik kasarnya selalu lebih dari usianya mulai usia 3 bulan. sekarang dia bisa berdiri sendiri dgn pegangan sesuatu, dan kalau tanganya dituntun,kakinya bisa melangkah dgn mantap.

  6. On April 21st, 2010 at 7:50 am yenti Says:

    Bunda Ari…

    Untuk perkembangan anak memang di usia 0-12 bulan itu berbeda-beda. Ada yang saraf motorik kasarnya yang lebih duluan perkembangannya, ada yang motorik halusnya yang duluan. Termasuk pertumbuhan gigi dan kemampuan anak untuk berjalan.

    Tapi selama itu masih dalam bulan-bulan yang tidak terlalu jauh perbedaannya dengan yang seharusnya maka ibu tidak perlu terlalu khawatir. Asalkan si anak tetap dilatih untuk perkembangan motorik lain yang dirasa masih kurang.

    Semoga info ini membantu bunda,,,

  7. On June 13th, 2010 at 7:56 am ummu rizfan Says:

    dear ibu anak,

    anak saya sekarang sudah 8,5 bulan. tapi dia baru bisa mengesot dan belum ada tanda-tanda mau merangkang padahal say sudah latih dia cara merangkak. apa perkembangannya terlambat? rizfan juga belum bisa duduk sendiri. saya sangat khawatir karena anak tetangga di bawah usianya sudah menunjukkan kemampuan yang lebih daripada dia sekarang.

    terimakasih.

  8. On January 23rd, 2011 at 1:29 am hestiani Says:

    dear ibu anak,

    anak saya berusia 4,5 bulan, anak pertama saya dan saat ini belum bisa tengkurap dan terkadang kalo di tengkurapkan sering menangis, dengan keadaan seperti ini membuat saya khawatir.

    mohon saran ibu anak.

  9. On October 3rd, 2011 at 5:55 am fariz Says:

    dear ibu anak,

    anak saya sekarang berumur 4 bulan. saya sering khawatir dengan anak saya karena sudah lebih dari 1 bulan dia sering buang kotoran encer (sedikit-sedikit), mengeluarkannya biasanya ketika dia marah, meronta, melengkungkan badannya berbaengan dengan itu keluarlah kotorannya (BAB). trus di bagian kaki sering terasa dingin, padahal anak saya sudah 100% asi. kenapa ya ?

  10. On March 27th, 2012 at 11:27 pm syah Says:

    anak saya usianya udah 11 bulan giginya udah tumbuh 2 dibawah ko belum bisa berdiri juga kalau duduk dan berdiri pasti dibantu, Kenapa y ?…..

Email will not be published

Website example

Your Comment: