Informasi kesehatan ibu dan anak

Kumpulan Informasi untuk kesehatan ibu dan anak

 

Fase Balita

July7

Si buah hati tumbuh dengan cepat kadang tanpa kita sadari. Memantau perkembangannya tiap bulan sangat kita nantikan.

Perkembangan kemampuan dan kecerdasan bayi mencakup kemampuan motorik, perseptual, kognitif dan keterampilan sosial. Bila tahapan perkembangannya ada yang tidak tercapai, berarti perlu ada yang harus diwaspadai.

Inilah standar yang sudah dibakukan berdasarkan penelitian statistik terhadap mayoritas bayi normal. Bila terdapat keterlambatan perkembangan yang tidak terlalu ekstrem, Anda tidak perlu cemas, karena perkembangan setiap bayi memang berbeda-beda. Namun, jika bunda merasa perkembangan buah hati terlalu lambat, saatnya berkonsultasi dengan dokter anak yang menangani tumbuh-kembang balita.

Umur bayi

Tahapan perkembangan

Hal yang disukai bayi

Waspada bila

0-1 bulan

Menunjukkan perilaku pemicu kasih sayang, menangis, meringkuk, mendekut, Mengangkat kepala, Tangan terkepal erat, Menangis, mendengkur, tersenyum, menangis di saat tidur, penglihatan masih buram , Tidur, bangun, makan, secara tidak menentu, Tingkah lakunya lebih sering dilakukan secara refleks

Sentuhan kulit dengan kulit, digendong dengan tangan atau gendongan, makan tanpa dijadwal, mengadakan kontak mata, dan mendengar suara bunda  

2 bulan

Terhubung secara visual dengan bunda
Lengan dan kaki relaks, kepala diangkat setinggi 45 derajat, kepala masih terhuyung bila digendong dalam keadaan duduk
Sebagian jari mulai membuka, mulai dapat menggenggam giring-giring
Ia bisa menjerit, membuat suara seperti sedang minum, dada berbunyi
Tersenyum dengan responsif, bisa membaca suasana hati orangtua, sibuk dengan ibu jarinya, mengadakan kontak mata, memerhatikan orang yang bergerak, menangis bila diturunkan dari gendongan
Mulai senang berkomunikasi, protes bila kebutuhannya tidak terpenuhi, memberi isyarat.
Membuat asosiasi bahwa tangisan berarti digendong atau disusui
Digendong dalam kain gendongan, melihat ke arah yang bergerak, suka musik klasik, berbaring di dada ayah  

3 bulan

Memainkan tangan
Lengan dan kaki digerakkan secara sempurna, dapat membuat gerakan bebas dan memutar
Kepala diangkat lebih tinggi dari punggung, kepala bisa diangkat tegak saat digendong
Berguling
Sudah bisa menggoyangkan giring-giring, bisa mengisap ibu jari
Membuat suara lebih keras, mulai tertawa
Bisa menyebabkan orang bereaksi dengan senyum, tangisan, dan bahasa tubuh
Bersandar di dada bunda, bermain dengan tangannya sendiri, menunjuk ke sesuatu yang bergerak  

4 bulan

Bisa mengamati dengan akurat, sudah bisa mengangkat lengan ketika ingin digendong, tertawa geli bila digelitik
Bisa memeluk dengan dua tangan, menggenggam, memegang dada bunda
Mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap
Tahu bahwa orang dan benda memiliki nama (contohnya kucing)
Menyapa si pengasuh dan mengajaknya bermain, memainkan jemari, bermain dengan mainan bayi, menggelindingkan bola, posisi menghadap ke depan bila digendong  

5 bulan

Meraih sesuatu dengan satu tangan
Berguling ke belakang, bisa melakukan posisi push-up, bisa mengjangkau jari kaki, mainan dapat dipindahkan dari tangan yang satu ke tangan lainnya dan ke mulut
Menengok ke arah orang yang berbicara, berusaha meniru suara-suara, tertarik pada warna, menggunakan tangan untuk mendorong bila ia sedang tidak mau diganggu
Mendorong dengan menggunakan kaki, memencet hidung bunda, menarik rambut, meraba dan menyembunyikan mainannya, duduk di kursi bayi dan bermain di pangkuan, bermain cilukba  

6 bulan

Duduk sendiri, berguling-guling, berdiri dengan berpegangan
Menunjuk mainan, sudah bisa menjumput
Senang akan suaranya: berteriak, tertawa, menggeram, serta meniru sikap wajah dengan lebih baik
Lebih lama bermain
Bermain dengan balok-balok, membanting mainan, diayun-ayun, bila digendong posisinya berubah menjadi di pinggang  

6-9 bulan

Merangkak, duduk tegak, mendorong badan ke atas sampai berdiri, menjumput denganibu jari dan telunjuk, makan sendiri (berantakan), menjatuhkan mainan
Terus merespon bila namanya disebut
Bergoyang seirama musik, bermain cilukba, memainkan makanan, permainan yang menggunakan kata-kata dan irama, menggelindingkan bola, tertarik pada objek kecil  

9-12 bulan

Sering merangkak, dari duduk bisa menjadi merangkak sendiri, berkeliling di sekitar perabotan, berdiri tanpa berpegangan, langkah pertama masih kaku, belum tegap
Menggenggam erat, menunjuk dan mencongkel dengan jari telunjuk, menumpuk dan menjatuhkan balok-balok, menunjukkan dominasi tangan
Mengatakan “mama” dan “dada”, mengerti kata ‘tidak’, mengerti sikap tubuh seperti melambaikan tangan
Menunjukkan ingatannya akan kejadian yang baru berlalu, ingat letak mainannya ketika tertutupi
Berhenti menangis ketika bertemu bunda, menunjukkan kegelisahan akibat perpisahan
Bermain dengan wadah-wadahan: mencampur, mengisi, menimbun. Merogoh isi kantong ayah, mengamati diri sendiri di depan cermin, membanting dan mencocokkan tutup dengan wadah, menumpuk dua atau tiga balok
  • Belum bisa merangkak
  • Belum bisa tengkurap
  • Tidak dapat mengambil barang yang berada di depannya
  • Belum bisa mengucapkan sepatah kata
  • Belum bisa menirukan gerakan tubuh, tidak bisa melambaikan tangan atau menggelengkan kepala
  • Belum bisa menunjuk barang atau gambar

12-15 bulan

Berjalan
Menggunakan peralatan seperti sikat gigi dan sisir, memegang botol, lebih gampang dipakaikan baju
Mengucapkan 4-6 kata yang dapat dimengerti, mengenali nama dan menunjuk ke orang yang ia kenal, tertawa saat melihat gambar lucu
Mulai mempelajari cara mencocokkan sesuatu
Mendorong dan menarik mainan ketika berjalan, melempar bola, permainan dengan menyentuh, mengosongkan laci dan mengmbil isinya, menjelajahi bahu ayah, berbicara pada mainan, meniru suara binatang  

15-18 bulan

Mengerti bahasa sederhana, mengendarai mainan beroda empat, mencoba menendang bola walau sering meleset, membuka laci, menurut ketika dipakaikan baju, mengonsumsi makanan berkuah
Mengatakan 10-20 kata yang bisa dimengerti
Mengamati bermacam bentuk, mengenali gambar di buku
Berlari walau kadang-kadang terjatuh
Mendorong kereta mainan, mengetukkan palu karet mainan, melakukan permainan bagian-tubuh “mana Hidung”, menari seirama dengan musik, memutar dan menekan kenop, bermain cilukba dan berkejaran
  • Belum bisa berkata setidaknya 15 kata

18-24 bulan

Lancar berjalan dan berlari, bisa memanjat keluar dari ranjangnya, membuka pintu, menaiki tangga tanpa bantuan
Mengerti bahasa sehari-hari
Membuka bungkusan, mencuci tangan, duduk di kursi tanpa bantuan
Mengatakan 20-25 kata yang bisa dimengerti
Mencari tahu segala sesuatu sebelum melakukannya, menggambar lingkaran, membuat garis, mengerti dua perintah sekaligus
Menarik kereta mainan, membantu di dalam rumah, berjungkir balik, berdiri di atas pijakan, menggunakan rak, meja, dan kursinya sendiri untuk bermain, “membaca” buku bergambar sambil membalik-balik halaman
  • Belum bisa berjalan
  • Setelah bisa berjalan, berjalannya abnormal
  • Belum bisa merangkai kalimat dari dua kata
  • Belum tahu fungsi alat-alat yang sering dipakai di rumah seperti telepon, sendok, gelas.
  • Belum mampu menirukan gerakan tubuh atau kata
  • Belum bisa menggerakkan mainan beroda.

3 tahun

Berdiri dengan satu kaki Senang bermain air
  • Masih sering terjatuh saat berjalan
  • Ucapannya tidak jelas
  • Belum bisa menyusun balok
  • Belum bisa berkomunikasi
  • Belum bisa bermain sebagai ayah/ibu
  • Belum bisa memahami perintah sederhana
  • Tidak tertarik pada anak lain
  • Susah berpisah dengan ibu.

4 tahun

Berlari, melompat, memanjat, naik sepeda roda tiga Menanyakan sederet pertanyaan setiap hari
  • Belum bisa melempar bola
  • Belum bisa melompat
  • Belum bisa naik sepeda roda tiga
  • Masih menangis bila ditinggal pergi orang tuanya
  • Tidak suka permainan interaktif
  • Tidak acuh pada anak lain

5 tahun

Melompat dengan satu kaki, memanjat, bermain sepatu roda, bermain sepeda Belajar berbahasa lebih baik, bahkan juga bahasa asing
  • Sangat penakut
  • Berprilaku agresif
  • Sulit berpisah dari orang tuanya
  • Tidak mampu berkonsentrasi lebih dari 5 menit
  • Tidak tertarik pada anak lain
  • Merespon orang di sekitarnya dengan datar.
posted under Bayi
21 Comments to

“Fase Balita”

  1. On May 11th, 2011 at 10:03 pm Bunda HQ Says:

    bayiku udah 6 bulan belum tengkurap sendiri,gmn ding

  2. On August 15th, 2011 at 9:36 pm sarah Says:

    senang ya kalo anak kita sehat dan jangan lupa kita hrs perhatikan asupan gizinya juga

  3. On August 15th, 2011 at 9:50 pm susan Says:

    saya selalu menjaga dan mengatur pola makan agar anakku ga terlalu kegemukan …yg penting sehat lah

  4. On August 15th, 2011 at 11:51 pm gracias Says:

    kalau mau anak sehat.. fisiknya harus dilatih juga…
    tapi makanan dan minuman yang masuk jg harus diperhatikan jg.. :D

  5. On August 15th, 2011 at 11:53 pm gracias Says:

    anakku pas umur 8 bulan dah bisa ngomong mama.. he2.. lucunya.. ^^
    kata orang2 sih cepet banget dah bisa ngomong.. ^^ brarti ada kemungkinan asupan gizinya terpenuhi yah.. :) smoga anakku bisa jadi makin pintar deh.. :D

  6. On August 16th, 2011 at 12:05 am dian Says:

    pola makan yg teratur perlu bgn diterapkan sejak dini agar terbawa sampai dewasa

  7. On August 16th, 2011 at 12:12 am viona Says:

    cepet bgt yah tumbuh kembang si kecil klo ga barengi pemberian gizi yg seimbang kan kasihan

  8. On August 16th, 2011 at 12:14 am mickey Says:

    anakku 5 bulan kata pertamanya papapapapa..wkwkwk, seneng bgt, emang nutrisi harus dijaga dengan baikagar anak bisa tumbuh sehat & cerdas

  9. On August 16th, 2011 at 1:42 am lisa charisa Says:

    lucu memang kalau mengikuti perkembangan anak dari tahap ke tahap..dan senang sekali jika melihat perkembangannya yah..tapi pasti semua itu juga didukung oleh asupan makan yang bergizi..

  10. On August 16th, 2011 at 1:46 am riany anche Says:

    anak ga perlu gemuk yang penting sih sehat ya ga?? gemuk juga ga menjamin anak itu sehat 100% malah, sering banyak penyakit yang mampir kalau anak terlalu gemuk.

  11. On August 16th, 2011 at 1:52 am lisa charisa Says:

    iya memang, aku juga mengatur pola makan anakku supaya berat badannya naik mengikuti umurnya dan ga kegemukan..

  12. On August 16th, 2011 at 2:35 am Hilda Says:

    Masa sih anak 3 tahun belum bisa berbicara jelas? rasanya kalau dilatih bisa deh, anakku sudah jelas sekali bicaranya, perintah sederhana pun dy mengerti, hmm tapi saya tdk pernah memerintah cih, tapi mengajak berbicara berhadapan dan sejajar

  13. On August 16th, 2011 at 2:37 am dannish Says:

    anakku sih bicara sudah jelas, karena kami memang tidak pernah mengikutinya berbicara bahasa bayi. bisa bermain sendiri juga dengan teman-temannya.
    hmmm kalau nutrisinya sih saya berikan yang biasa saja, gak neko2 mesti yang mahal, yang penting masaknya benar. Anyway anakku berumur 3,2 tahun

  14. On August 16th, 2011 at 2:55 am debby Says:

    waktu pertemuan ortu di sekolah anakku, psikolognya bilang anak tumbuh secara bertahap dr telentang, tengkurep, onggong”, duduk, merangkak dan akhirnya berdiri dan kalo dr tahap itu ada yg terlewatkan misalnya dr duduk lsg berdiri biasanya ada efek sampingnya pas anaknya besar contohnya susah menbedakan kiri dan kanan atau huruf d dan b…..bener ga ya? :)

  15. On August 16th, 2011 at 3:15 am marie Says:

    wah aku seneng banget baca artikel ini pengetahuan jd nambah….tahap” anak ternyata penting ya….aku si selalu jaga makanan dan susu buat anakku aja supaya ga terlalu gemuk dan usahain semuanya seimbang demi pertumbuhannya

  16. On August 16th, 2011 at 3:51 am Evi Says:

    memang harus menjaga perkembangan anak kita, jangan sampai kita tertinggal perkembangan anak kita, harus diamati juga dengan baik jangan sampai anak kita tertinggal sesuatu yang dalam perkembangannya.

  17. On August 16th, 2011 at 3:54 am Sinta Says:

    anak juga harus kita ajarkan dengan baik agar kedepannya bisa menjadi lebih baik dan tidak tertinggal dalam perkembangannya, berikan makanan yang bergizi dan bernutrisi dan jangan lupa susu nya jangan berikan terlalu banyak sesuatu yang manis agar terhindar dari obesitas.

  18. On August 16th, 2011 at 6:52 am nuraini Says:

    wah,tabelnya berguna banget nih buat memantau perkembangan anak.. :)
    gizi selama mengandung dan saat anak sudah lahir itu juga menentukan tumbuh kembangnya..
    jika anak gizinya terpenuhi maka biasanya tumbuh kembangnya akan optimal..

  19. On August 16th, 2011 at 7:40 am yani Says:

    perkembangan kecerdasan balita itu selain harus distimulasi dari luar juga harus dipenuhi kebutuhan gizinya,jadi perkembangan dari dalam juga sangat penting..
    penuhi gizi anak dengan konsumsi 4 sehat 5 sempurna dan juga susu nya harus dipilih yg tidak ada kandungan gula tambahannya..agar perkembangan anak tidak sampai terganggu..karena gula tambahan itu bisa menyebabkan obesitas..

  20. On August 16th, 2011 at 7:44 am maylinda Says:

    agar anak dapat berkembang sesuai dengan umurnya, maka anak harus diberi kasih sayang dan kesabaran..jadi tidak hanya IQ nya yg berkembang tapi EQ nya juga berkembang..
    memberi kasih sayang anak juga meliputi pemberian asupan gizi yang baik..
    yang berasal dari bahan2 yang alami dan tidak mengandung zat2 yang kurang baik bagi tubuh..

  21. On August 16th, 2011 at 7:55 am yuning Says:

    rajin2 membawa anak ke dokter/bidan agar perkembangan anak selalu terpantau..dan jika ada gangguan perkembangan akan dapat ditanggulangi sesegera mungkin..
    upayakan memberi anak asupan gizi yang memadai yang sesuai dengan umurnya..dan tetap berikan anak susu minimal 2x sehari agar nutrisinya makin lengkap..

Email will not be published

Website example

Your Comment: