Informasi kesehatan ibu dan anak

Kumpulan Informasi untuk kesehatan ibu dan anak

Barang yang perlu dipersiapkan menjelang kelahiran si kecil

July30

Pada trisemester akhir menjelang kelahiran sang bayi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Terutama barang-barang keperluan ibu dan sang bayi yang nantinya akan dibawa ke Rumah Sakit.

1. Untuk Sang Ibu
    -  Baju Tidur kancing depan (yang nyaman dipakai)
    -  Baju Biasa untuk kembali ke rumah
    -  Sandal santai
    -  Pakaian dalam (bra untuk ibu menyusui)
    -  Pembalut ibu bersalin
    -  Gurita atau korset
    -  Perlengkapan dandan (walaupun habis melahirkan harus tetap cantik dong)
    -  Minyak kayu putih
    - Handuk + Sabun dan perlengkapan mandi

2. Untuk Sang Bayi
    -  Popok
    -  Baju Bayi untuk kembali dari Rumah Sakit (biasanya yang untuk dipakai di RS disediakan oleh pihak RS)
    -  Selimut / Bedong
    -  Kaos kaki, sarung tangan, topi
    -  Gendongan
    -  Minyak telon

Biasanya hal ini kita persiapkan pada saat mendekati kelahiran, tetapi ada baiknya hal ini dipersiapkan lebih awal untuk mencegah ada barang-barang lain yang terlupakan dan lagian dengan postur tubuh yang  membesar menjelang kelahiran menyebabkan kita susah bergerak.

Semoga bermanfaat yaa…

 

posted under Kehamilan | 2 Comments »

Kaldu Sapi

July28

Bahan :
Tulang sapi 1 kg
Air 1 liter
Bawang merah 1 buah, diiris halus
Bawah putih 1 siung, diiris halus
Jahe secukupnya, dimemarkan
Garam secukupnya

Cara membuat :
Semua bahan dicampur dan direbus selama 30 menit.
Angkat dan ambil kaldunya.

posted under Bayi | No Comments »

Kaldu Ikan

July28

Bahan :
Tulang Ikan 1 kg
Air 1 liter
Bawang bombay 1/2 buah, dicincang kasar
Daun seledri 1 batang, iris halus
Jahe secukupnya, dimemarkan
Garam secukupnya

Cara membuat :
Rebus semua bahan selama 30 menit. Angkat dan ambil kaldunya.

posted under Bayi | No Comments »

Kaldu Sayuran

July28

Bahan :
Tulang Ayam 1/2 kg
Air 1 liter
Wortel 1 buah diiris kasar
Bawang Bombang 1/2 buah
Seledri 1 batang
Garam secukupnya

Cara membuat :
Rebus tulang ayam dengan air sampai tersisa air kaldu kira-kira 750 ml.
Masukkan semua bahan yang lainnya dan rebus selama 15 menit.
Angkat dan saring kaldunya

posted under Bayi | No Comments »

Kaldu Kaki Ayam

July28

Bahan :

Kaki Ayam 6 buah
Air 1 liter
Daun Bawang 1 batang
Seledri 1 batang
Tomat 1 buah diiris halus
Garam secukupnya

Cara membuat :

Rebus kaki ayam dengan air, sisakan airnya kira-kira 800 ml.
Masukkan semua bahan lainnya dan rebus selama 15 menit.
Kemudian angkat dan saring, ambil kaldunya

posted under Bayi | No Comments »

Bulan-8

July28

Kondisi ibu memasuki kehamilan bulan-8:
Pada malam hari dan siang hari kadang anda juga akan merasakan tegang atau kesemutan atau rasa terbakar pada kaki dan betis anda. Gejala ini sering timbul justru pada saat anda beristirahat atau bahkan pada saat anda hendak tidur anda tidak dapat menggerakan kaki anda. Tapi rasa ini hanya timbul sementara apabila anda terbangun dan duduk atau mengubah posisi maka rasa itu akan hilang dengan sendirinya.

Untuk mengurangi gejala kelelahan pada kaki ini anda dapat melakukan stretching pada kaki anda, mengompres kaki dengan air hangat dan air dingin, atau juga mandi dengan air dingin dan air hangat, memijat dengan pelan, melakukan latihan relaksasi. Selain itu juga hindari tidur-tiduran ditempat tidur, sebaiknya apabila anda benar-benar telah mengantuklah anda bisa berbaring dan tidur.

Mungkin anda juga akan merasakan perut anda seperti ada pertandingan sepak bola. Usahakan untuk  tetap memperhatikan intensitas tendangan bayi apakah ada pengurangan jumlah tendangan atau tidak.

Pada dasarnya tendangan bayi sudah dapat dirasakan pada trisemester kedua tapi tendangan ini semakin lama semakin intensif tetapi anda tidak perlu khawatir apabila memang terkadang tendangan agak sedikit berkurang dan akan aktif kembali beberapa saat kemudian. Sebaiknya pilihlah waktu dimana saat bayi anda paling aktif kalau bisa lakukan setiap hari pada waktu yang sama. Selanjutnya ambillah posisi yang nyaman dan duduk dengan tenang lalu rasakan setiap tendangan. Berhati-hatilah apabila dalam waktu beberapa jam tidak ada tendangan atau kurang dari 5 tendangan, sebaiknya langsung hubungi dokter anda.

Sering merasa kelelahan adalah juga salah satu dari keluhan yang mungkin timbul setelah anda memasuki akhir kehamilan trisemester kedua. Selain anda mungkin juga sudah semakin berat dan mungkin anda juga mengalami kesulitan tidur atau bahkan mungkin anda terlalu banyak beban pikiran atau mimpi-mimpi atau fantasi.

Rasa lelah ini sebenarnya adalah suatu petunjuk bahwa anda harus lebih relax dan tenang. Kurangilah kegiatan berat anda dan lakukanlah kegiatan yang membuat anda bahagia serta lebih tenang. Lakukan beberapa hobi yang menyenangkan yang sempat tertunda. Selama kelelahan ini masih dalam batas yang wajar maka nikmatilah hidup yang lebih santai terkecuali anda mengalami kelelahan yang amat sangat maka anda dapat menghubungi dokter anda.

Pada bulan ini anda mungkin sudah mulai merasakan bila kadang-kadang anda merasa rahim anda mengeras atau kontraksi. Hal ini sering disebut sebagai Braxton Hicks Contraction. Kontraksinya bisa terjadi sekitar 40-60 detik tetapi tidak terjadi secara terus menerus dan tanpa disertai rasa sakit. Apabila anda merasakan kontraksi seperti ini bukan berarti tanda anda sudah waktunya melahirkan tetapi karena menegangnya rahim, memang Braxton Hicks Contraction ini merupakan proses awal suatu kelahiran dimana leher rahim anda mulai terbuka.

Apabila anda mengalamai Braxton Hicks Contraction maka disarankan anda mempraktekan cara pernafasan yang telah anda pelajari pada kelas senam kehamilan, selain itu minumlah air putih karena ada kemungkinan kontraksi ini terjadi karena anda membutuhkan cairan lebih. Apabila kontraksi ini agak mulai membuat anda tidak nyaman maka ada baiknya anda rebahan lalu bangun dan duduk dan berjalan ringan. Anda perlu berhati-hati apabila kontraksi ini mulai semakin intens dengan minimal lima kali kontraksi dalam 1 jam atau kontraksi terjadi lebih dari 60 detik dengan interval setiap 5 menit. Terasa sakit di punggung bawah. Pecahnya ketuban atau bercak darah maka anda harus segera menghubungi dokter atau bidan anda.

Pembentukan organ bayi :
Sensitifitas dari bayi anda sudah semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya, rasa dan bau. Selain itu otak dari bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu badan dari bayi. Perkembangan otaknya ini yang merefleksikan bagian kepala bayi anda sudah menyesuaikan dengan otaknya yang juga membesar. Postur dari bayi anda sudah semakin sempurna sebagai seorang manusia.

Mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya. Apabila anda mencoba untuk menyenteri perut anda dan menggerak-gerakan senter trsebut maka mati bayi anda sudah bisa menguti ke arah mana senter tersebut bersinar. Seiring dengan semakin besarnya bayi anda maka semakin berkuranglah cairan ketuban (amniotic fluid) bayi anda. Bayi anda sudah mulai memproduksi air mata. Usahakan untuk selalu tetap berbagi dengan bayi anda baik cerita atau musik.

Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini hanya berat badan bayilah yang akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras dan berkembang dan mukai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi, fosfor. Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya, pada fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila anda sudah terbiasa mendengarkan bayi anda dengan musik maka pada minggu ke 31 ini bayi anda sudah mulai bergerak apabila anda perdengarkan musik.

Kuku dari jari mungil tangan dan kaki bayi sudah lengkap dan sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang karena pada saat itu belum ada tukang potong rambut. Minggu ke 32 ini bayi anda sudah mulai bisa bermimpi, mungkin anda penasaran hal apakah yang dimimpikan bayi.

Pada akhir bulan-8 ini berat rata-rata bayi anda adalah 1700-1750 gram dengan tinggi kurang lebih 41 cm.

posted under Kehamilan | No Comments »

Jadwal Imunisasi

July27

JADWAL IMUNISASI 2006
REKOMENDASI IKATAN DOKTER ANAK (IDAI) PERIODE 2006

 

JENIS
VAKSIN

UMUR PEMBERIAN VAKSINASI

BULAN

TAHUN

LHR

1

2

3

4

5

6

9

12

15

18

2

3

5

6

10

12

 PROGRAM PENGEMBANGAN IMUNISASI (PPI - diwajibkan)

BCG

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HEPATITIS B

1

2

 

3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

POLIO

0

 

1

 

2

 

3

 

 

 

4

 

 

5

 

 

 

DTP

 

 

1

 

2

 

3

 

 

 

4

 

 

5

 

 

6

CAMPAK

 

 

 

 

 

 

 

1

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 PROGRAM IMUNISASI NON-PPI (dianjurkan)

Hib

 

 

1

 

2

 

3

 

 

4

 

 

 

 

 

 

PNEUMOKOKUS (PVC)

 

 

1

 

2

 

3

 

4

 

 

 

 

 

 

 

INFLUENZA

 

 

 

 

 

 

DIBERIKAN SETAHUN SEKALI

MMR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

 

 

 

 

2

 

 

TIFOID

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ULANGAN TIAP 3 TAHUN

HEPATITIS A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2x INTERVAL 6 - 12 BLN

VARISELA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan Jadwal Imunisasi Periode 2006

Vaksin

Keterangan

Hepatitis B

HB diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir, dilanjutkan pada umur 1 dan 3 - 6 bulan. Interval dosis minimal 4 minggu.

Polio

Polio-0 diberikan pada saat kunjungan pertama. Untuk bayi yang lahir di RB/RS OPV diberikan pada saat bayi dipulangkan (untuk menghindari transmisi virus vaksin kepada bayi lain).

BCG

Diberikan sejak lahir. Apabila umur > 3 bulan harus dilakukan uji tuberkulin terlebih dulu, BCG diberikan apabila uji tuberkulin negatif.

DTP

Diberikan pada umur ³ 6 minggu, DTwP atau secara kombinasi dengan Hep B atau Hib. Ulangan DTP umur 18 bulan dan 5 tahun. Umur 12 tahun mendapat TT pada program BIAS SD kelas VI.

Hib

Diberikan mulai umur 2 bulan dengan interval 2 bulan. Diberikan terpisah atau kombinasi.

 

 

 

Vaksin

Keterangan

Campak

Campak-1 umur 9 bulan, campak-2 diberikan pada program BIAS pada SD kelas 1, umur 6 tahun.

MMR

MMR dapat diberikan pada umur 12 bulan, apabila belum mendapat campak 9 bulan. Umur 6 tahun diberikan untuk ulangan MMR maupun catch-up Immunization.

Pneumokokus (PVC)

Pada anak yang belum mendapatkan PCV pada umur ³ 1 tahun PCV diberikan dua kali dengan interval 2 bulan. Pada umur 2 -5 tahun diberikan satu kali.

Influenza

Umur £ 8 tahun yang mendapat vaksin influenza trivalen (TIV) pertama kalinya harus mendapat 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.

Hepatitis A

Hepatitis A diberikan pada umur ³ 2 tahun, dua kali dengan interval 6 - 12 bulan.

Tifoid

Tifoid polisakarida injeksi diberikan pada umur ³ 2 tahun, diulang setiap 3 tahun.

 

posted under Imunisasi | 2 Comments »

Menghitung Masa Subur

July27

Masa subur adalah masa akan terjadinya  ovulasi atau keluarnya telur sehingga wanita dinyatakan subur, karena siap untuk dibuahi  dengan sperma  yang datang.

Adapun umur sel telur setelah keluar dari indung telur  kurang lebih sekitar 1,5  hari  ( satu setengah hari )
Apabila sel telur tsb tidak ada yang membuahi ( tidak ada sperma yang datang ) maka sel telur tsb akan mati, sehingga hormon tidak dapat lagidipertahankan  ,maka rahim yang sudah siap menerima hasil pembuahan akan runtuh dindingnya sehingga keluar sebagai  HAID atau  MENS.

Ada beberapa cara untuk mengetahui masa subur :
  -  Cara pengukuran suhu tubuh
  -  Cara menghitung hari subur dengan daur haid / mens 

Cara menghitung masa subur :
 
1.  Ketahui dahulu  rata-rata siklus haid kamu  mis : X  hari
2.  Rumus nya adalah :
                    Prakiraan hari terjadinya Ovulasi ( Y )=
                    Tgl haid pertama  +  X  hari  -  14  hari 
 
3.  ( Y )  adalah Prakiraan hari terjadinya Ovulasi
4.  Masa subur adalah prakiraan hari Ovulasi dapat terjadi yaitu di perkirakan  3 hari sebelum nya sampai 3  hari setelah nya atau
       mulai dari  TGL ( Y - 3 hari ) s/d  ( Y + 3 hari )
 
                        SELAMAT  MENCOBANYA YA….

posted under Kehamilan | No Comments »

Akibat Morning Sickness Ibu Hamil Bisa Kurang Gizi

July27

Berbadan dua tidak berarti si ibu harus mengkonsumsi makanan dua kali lipat jumlahnya. “Makan untuk berdua” lebih tepat dipahami sebagai memenuhi kebutuhan zat-zat gizi yang lebih tinggi dari sebelumnya, agar ibu sehat dan bayi lahir sehat dan cerdas. Tapi, gara-gara morning sickness, ibu hamil sering mengabaikan kebutuhan gizi.

Awal kehamilan ditandai dengan berhentinya haid disusul dengan perubahan fisik lainnya. Perubahan muncul pada minggu ke-5 sampai ke-6 masa kehamilan karena hormon-hormon kehamilan dalam tubuh mulai aktif bekerja.

Payudara mulai terasa lebih berisi, kenyal, dan sensitif. Setelah genap dua minggu tidak haid, biasanya timbul sejumlah benjolan kecil pada arcola (daerah hitam sekitar puting) disertai pembuluh darah yang tampak lebih nyata pada payudara. Gejala berikutnya, kebiasaan sering buang air kecil, tidak hanya siang tapi juga malam hari.

Saat kehamilan memasuki usia empat bulan, umumnya terjadi morning sickness, ditandai dengan tubuh terasa lemas, pusing, dan mual bahkan sampai muntah di pagi hari atau bahkan sepanjang hari. Namun, “mabuk pagi” ini sifatnya individual; gejala itu cuma dialami 50 - 90% wanita.

Ketika morning sickness muncul itulah banyak ibu atau calon ibu sering (tak sengaja) mengabaikan kebutuhan gizinya. Padahal, pada trimester pertama ini kebutuhan gizi justru perlu perhatian lebih, baik dari segi jumlah maupun mutu makanannya.

Gizi perkembangan janin

Trimester pertama kehamilan merupakan masa penyesuaian seorang perempuan terhadap kehamilannya. Pertumbuhan janin pada tiga bulan pertama ini masih berlangsung lambat, sehingga kebutuhan gizinya juga belum begitu besar. Bahkan boleh dikatakan pada periode ini kebutuhan gizi calon ibu masih sama dengan wanita dewasa biasa. Hanya saja, seluruh zat gizi yang dikonsumsinya harus memenuhi kebutuhan janin. Kekurangan gizi tertentu atau terkonsumsinya zat adiktif berbahaya bisa menyebabkan kegagalan pembentukan organ yang sempurna.

Lahir dengan organ sempurna pun belum jadi jaminan. Menurut hipotesis Prof. David Barker dkk. dari Inggris, bayi dengan bobot badan lahir rendah (kurang dari 2,5 kg), atau bobot badan di bawah standar usia satu tahun sangat berisiko terkena diabetes, penyakit jantung, hipertensi di usia dewasa nanti.

Tak bisa tidak, gizi itu boleh dikata mahapenting karena menentukan nasib si jabang bayi di kemudian hari. Pada trimester pertama kebutuhan zat gizi yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

Kalori

Kalori dibutuhkan untuk perubahan dalam tubuh ibu hamil, meliputi pembentukan sel-sel baru, pengaliran makanan dari pembuluh darah ibu ke pembuluh darah janin melalui plasenta dan pembentukan enzim serta hormon yang mengatur pertumbuhan janin.

Selama trimester pertama, wanita hamil perlu tambahan bobot badan sebanyak 0,5 kg setiap minggu. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi rata-rata yang dianjurkan (Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VI, 1998), ibu hamil perlu tambahan 285 Kkal setiap hari atau sama dengan 2.485 Kkal per hari. Bandingkan dengan wanita dewasa (20 - 45 tahun) dalam keadaan normal tidak hamil yang hanya membutuhkan energi 2.200 Kkal.

Protein

Untuk membangun sel-sel baru janin, termasuk sel darah, kulit, rambut, kuku, dan jaringan otot dibutuhkan protein. Protein juga diperlukan plasenta untuk membawa makanan ke janin dan juga pengaturan hormon sang ibu dan janin. Tambahan protein yang dibutuhkan setiap hari adalah 60 g atau 12 g lebih banyak ketimbang wanita dewasa tak hamil. Protein dapat diperoleh dari bahan makanan seperti daging, keju, ikan, telur, kacang-kacangan, tahu, tempe, dan oncom.  

Vitamin dan mineral

Diperlukan vitamin dan mineral yang merupakan zat gizi penting selama hamil. Vitamin A dalam jumlah optimal diperlukan untuk pertumbuhan janin.

Tidak kalah penting vitamin B1 dan B2 serta niasin yang diperlukan dalam proses metabolisme tubuh. Sedangkan vitamin B6 dan B12 berguna untuk mengatur penggunaan protein oleh tubuh. Vitamin C penting untuk membantu penyerapan zat besi selama hamil untuk mencegah anemia.

Untuk pembentukan tulang serta persendian janin diperlukan vitamin D yang membantu penyerapan kalsium. Kalsium penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Zat kapur ini banyak terdapat pada susu dan olahannya serta kacang-kacangan.

Sementara itu vitamin E diperlukan untuk pembentukan sel-sel darah merah serta melindungi lemak dari kerusakan. Asam folat dan seng penting untuk pertumbuhan susunan saraf pusat sehingga konsumsi makanan yang banyak mengandung asam folat dapat mengurangi risiko kelainan susunan saraf pusat dan otak janin. Makanan yang kaya akan asam folat misalnya jeruk, pisang, brokoli, wortel, dan tomat.

Perlu diketahui, asam folat dalam buah-buahan dan sayuran segar mudah rusak akibat proses pemasakan dan pemanasan. Karena itu buah dan sayuran lebih baik dikonsumsi dalam keadaan segar.

Pasokan zat besi juga tidak kalah penting karena pada masa hamil volume darah ibu akan meningkat 30%. Di samping itu plasenta pun harus mengalirkan cukup zat besi untuk perkembangan janin.

Kecukupan darah menjadi amat penting, karena perlu diingat, ketika melahirkan, karena bakal banyak kehilangan darah sang ibu jangan sampai mengalami anemia.

Serat

Konsumsi serat banyak terdapat pada buah dan sayuran, berguna untuk membantu kerja sistem ekskresi sehingga mudah buang air besar.

Air

Dalam keadaan normal saja, kita dianjurkan untuk minum delapan gelas air putih sehari. Apalagi untuk wanita hamil. Kebutuhannya akan air perlu diperhatikan benar. Kekurangan air (dehidrasi) harus segera ditanggulangi, karena dalam masa kehamilan muda ada kalanya terjadi muntah-muntah sehingga banyak mengeluarkan cairan tubuh.

Baca juga:

Otak berkembang pesat

Pada trimester kedua dan ketiga, ketika masa morning sickness telah berlalu, biasanya ibu hamil sudah mulai dapat menikmati makanan dan merasakan gerakan janin dalam perut.

Pada trimester kedua ini pertumbuhan janin pun berlangsung sangat cepat. Boleh dikatakan, separuh dari penambahan bobot badan ibu selama hamil terjadi pada bulan ke-6 dan ke-7. Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi pada usia kehamilan ini, bisa jadi akan “menularkan” derita yang sama pada sang janin yang dikandungnya. Sebagai patokan, bobot badan ibu hamil kurang dari 45 kg pada trimester ketiga menunjukkan kekurangan energi kronis.

Kebutuhan zat gizi pada trimester kedua dan ketiga ini juga perlu diperhatikan karena erat kaitannya dengan perkembangan intelegensia janin. Pasalnya, pada usia kehamilan 15 - 20 minggu, otak janin mengalami pertumbuhan pesat sekali. Bahkan memasuki kehamilan minggu ke-30 sampai bayi berusia 18 bulan, otak mengalami fase pertumbuhan pesat kedua.

Berbeda dengan kebutuhan gizi pada trimester pertama, memasuki trimester kedua dan ketiga ibu hamil membutuhkan zat gizi sebagai berikut:

Kalori

Tubuh membutuhkan tambahan 285 kalori setiap hari dibandingkan dengan sebelum hamil. Konsumsi makanan ini setidaknya menghasilkan pertambahan bobot badan sekitar 8 - 15 kg sampai akhir trimester ketiga. Sejak trimester kedua ini, diusahakan untuk menambah bobot ½ kg setiap minggu. Di akhir bulan kehamilan, konsumsi karbohidrat (50 - 60% dari total kalori) diperlukan dalam takaran yang cukup untuk persiapan tenaga ibu dalam masa persalinan.

Protein

Protein penting untuk pertumbuhan janin dan plasenta, juga untuk memenuhi kebutuhan suplai darah merah. Kebutuhan protein didapat dari bahan makanan hewani seperti daging, ikan, telur, dan nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

Vitamin dan mineral

Pada trimester ketiga, tubuh membutuhkan vitamin B6 dalam jumlah banyak dibandingkan sebelum hamil. Vitamin ini dibutuhkan untuk membentuk protein dari asam amino, darah merah, saraf otak, dan otot-otot tubuh. Bila protein tercukupi, maka kebutuhan vitamin B6 akan tercukupi pula. Makanan yang banyak mengandung vitamin B6 ini antara lain ikan. Jangan lupa mengonsumsi substansi omega-3 yang banyak terkandung dalam daging ikan tuna dan salmon. Omega-3 juga berperan pada perkembangan otak dan retina janin.

Seng dibutuhkan bagi sistem imunologi (kekebalan) tubuh. Konsumsi seng juga dapat menghindari lahirnya janin prematur dan berperan dalam perkembangan otak janin, terutama pada trimester terakhir. Diduga, kekurangan seng menyebabkan bibir sumbing. Makanan yang kaya seng antara lain daging sapi dan ikan.

Kalsium diperlukan pada trimester pertama hingga trimester ketiga karena merupakan zat gizi penting selama kehamilan. Kebutuhan zat besi meningkat terutama pada awal trimester kedua kehamilan. Faktanya, hampir 70% ibu hamil di Indonesia menderita anemia. Sebab itu suplementasi pil besi diupayakan untuk diberikan selama kehamilan guna memenuhi kebutuhan zat besi itu.

Bila setiap ibu hamil memperhatikan serta berusaha memenuhi zat gizi yang berguna bagi pertumbuhan janin dalam kandungannya, niscaya bayi dilahirkan sehat.

Sumber: dr. Elvina Karyadi, M.Sc., Ph.D.

posted under Artikel | 2 Comments »

Memilih Kontrasepsi

July24

Bagi pasangan yang baru menikah dan berencana untuk menunda mempunyai momongan, solusinya adalah memilih untuk mengikuti program Keluarga Berencana.

Di dalam program ini disediakan beragam pilihan kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan akseptor, namun hal ini dikonsultasikan dengan dokter terakait terlebih dahulu.

Ada beberapa pilihan kontrasepsi yang bisa dijadikan referensi untuk anda sebelum memilih salah satu jenis kontrasepsi :


Kontrasepsi hormonal

Kontrasepsi hormonal (progesteron) terkadang menimbulkan gangguan menstruasi. Meski penggunanya haid, darah yang keluar sedikit dan tidak teratur. Namun, dr Dwiana mengatakan, hal itu tidak berbahaya bagi kesehatan.

• Pil KB

Pil KB dosis rendah adalah kontrasepsi yang aman untuk ibu menyusui karena mengandung hormon progesterone. Bila anda menginginkan kehamilan, penggunaan pil KB dapat dihentikan seketika.

Cuma, wanita pengguna pil KB harus taat waktu, yakni tidak boleh lupa meminum pil, setiap hari. Bila alpa, risikonya hamil. Karena itu, kontrasepsi ini kayaknya rada kurang diminati wanita aktif.

• Suntik KB

suntik KB memiliki ‘masa suntik’ bervariasi. Ada per satu bulan. Ada pula per tiga bulan. Untuk KB suntik per satu bulan, wanita menyusui harus waspada: Jangan menggunakan!. Pasalnya, menurut dr Dwiana Ocviyanti SpOG (K), suntik KB satu bulan mengandung unsur estrogen.
• Susuk KB (implant)

kontrasepsi hormonal yang aman untuk ibu menyusui karena mengandung progesteron, yakni susuk KB atau implant. Ini adalah kontrasepsi jangka panjang. Karena sekali ‘ditanam’ di bawah jaringan kulit, kontrasepsi ini akan berfungsi selama tiga tahun (satu batang), lima tahun (enam batang), dan tiga tahun (dua batang).

Kontrasepsi non hormonal

Bagi kaum wanita yang tidak ingin dibuat repot dan bertanya-tanya tentang efek samping kontrasepsi hormonal, kontrasepsi non hormonal bisa menjadi pilihan berikut.

• IUD

Dalam kelompok ini ada IUD. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) adalah sebutan lain IUD. Bentuk umum kontrasepsi ini adalah T.

Yang perlu diketahui, IUD dapat ‘ditanam’ di dalam rahim seorang ibu setelah enam minggu melahirkan. Bila belum menstruasi. Tak soal. IUD tetap dapat dipasang.
• Kondom

Kontrasepsi yang beredar dan mudah didapat adalah kondom. Walaupun program KB belum sepenuh hati mengakui kondom sebagai bagian dari program, jenis kontrasepsi ini belakangan semakin dikenal oleh masyarakat luas, sebagai alat penangkal HIV/AIDS.

Selain disuluhkan sebagai cara menjarangkan kehamilan, kondom juga disosialisasikan sebagai alat mencegah penularan penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS.

 
Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)

Kontrasepsi ini umumnya digunakan oleh mereka yang benar-benar tidak menginginkan anak lagi, dengan batasan usia tertentu (di atas 40 tahun) atau sesuai anjuran dokter.

Kontrasepsi ini Berupa vasektomi dan tubektomi, yang secara awam dapat diartikan sebagai pengikatan saluran sperma dan indung telur. Dengan memakai teknologi terkini, proses jalannya operasi (operasi kecil) vasektomi/ tubektomi hanya memakan waktu tak lebih dari 10 menit. Pasien bisa langsung pulang.

Meski dengan ditemukannya sistem rekanalisasi (dibukanya ikatan pada saluran sperma atau indung telur), dunia medis belum begitu yakin kesuburan akan dapat pulih kembali. Karena itu, mereka yang menjatuhkan pilihan untuk menggunakan cara KB ini akan menjalani proses konsultasi ketat.

Kembali lagi, untuk dapat menentukan jenis kontrasepsi yang tepat untuk bunda dan pasangan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terkait.

Jika enggan memakai kontrasepsi, tidak dianjurkan menggunakan sistem kalender. Hal tersebut dikarenakan siklus haid yang belum teratur tidak menjamin sistem itu berjalan aman. Bisa-bisa gagal, dan rencana bunda untuk menunda memiliki momongan pun batal. 

sumber : bkkbn online

posted under Artikel | 1 Comment »
« Older Entries